Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Thursday, December 30, 2010

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 20

81- Muadz Ibnu jabal r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : penghuni sorga (sesudah mereka sampai ketempat tujuannya) tidak akan menyesali sesuatupun kecuali saat yang mereka lewati tanpa mengingati Alah ( di dunia ini ). ( Tabrani baihaqi dan Jami’us Saghir )

82- Sahal Ibnu Hunaif r.a. meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : Tunaikanlah hak-...hak majlis ! ( dan salah satu hak majlis adalah ) mengingati Allah sebanyak-banyaknya ( Tabrani dan Jamius saghir )

83- Uqbah Ibnu Amir r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : seorang musafir yang menyendiri dari percakapan dunia dan mengalihkan perhatiannya kepada mengingati Allah, para malaikat akan menemaninya. Dan ia yang tidak melakukan apa-apa akan tetapi malakukn sesuatu yang sia-sia maka akan ditemani oleh setan ( Tabrani dan Majma Uz Zawaid )

84- Abu Musa r.a. meriwayatkan : Nabi SA bersabda : Perumpamaan orang yang mengingati Tuhannya dan orang yang tidak mengengati Tuhannya adalah seperti oarang yang hidup dan orang yang mati. Disebutkan juga dalam riwayat yang lain : perumpamaan sebuah tempat tinggal yang didalamnya nama Allah disebutkan adalah seperti orang yang hidup dan perumpamaan sebuah tempat tinggal yang nama Allah yang tidak disebutkan adalah seperti yang mati. ( Bukhari dan Muslim ).

85- Muadz r.a. meriwayatkan bahwa seorang bertanya kepada Rasulullah SAW : Jihad yang manakah yang pahalanya lebih tinggi ? Baginda menjawab seorang yang mengingati Allah SWT dengan zikir yang sebanyak-banyaknya. Baginda ditanya : Puasa yang manakah yang pahalanya lebih tinggi ? ia menjawab : seorang yang meningati Allah SWT dengan zikir yang sebanyak-banyaknya. Rasulullah SAW menyebutkan tentang shalat, zakat, haji ,sedekah dengan cara yang sama bahwa yang paling besar pahalanya adalah seseorang mengingati Allah SWT sebanyak-banyaknya. Abu Bakar r.a. memberi tahu Umar.ra. wahai Abu Hafsah ! orang yang mengingati Allah telah membawa semua kebaikan. Rasulullah SAW berkata : kamu benar ! ( Musnad Ahmad )

Catatan : Abu Hafsah bermakna ayah Hafsah. Hafsah r.anha adalah putri Umar r.a. dan Istri Rasulullah SAW.

86- Abu Hurairah ra. Meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Mufariidhun telah mndahului kita ! para sahabat berTanya : Siapakah Mufaridun ? Baginda menjawab : mereka ( laki-laki dan wanita ), yang terpaut dan yang mencintai Zikrullah. Mengingati Allah meringankan beban ( dosa-dosa ) mereka oleh karena itu mereka akan datang tanpa beban pada hari kiamat. ( Tirmidzi ).

87- Abu Musa r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : jikalau seseorang memliki uang yang banyak dan ia memebagi-bagikannya, dan seorang yang lain yang menyibukkan diri dengan berdzikir kepada Allah, ( maka orang yang menyibukkan diri ) berdzukir kepada Allah adalah lebih baik. ( Tabrani dan Majma UZ Zawaid ).

88.- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang betrzikir sebanyak-banyaknya , maka ia terbebas dari cacat kemunafikan. (Tabrani dan Jami-us Saghir).

89- Abu Sa’id Al-Khudri r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya ada banyak orang yang mengingati Allah pada tempat tidur yang empuk dan Allah meninggikan derajatnya ke peringkat yang tinggi di sorga (melalui berkah zikir). (Abu Ya’la dan Majma-uz-Zawaid).

90- Jabir ibnu Samurah r.a. meriwayatkan bahwa ketika Nabi SAW sudah menyelesaikan Shalatul Fajar , ia duduk bersilah sehingga matahari benar-benar terbit. (Abu Daud).

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 19

Hadits – Hadits Nabawi

72- Abdullah Ibnu Zabir r.anhuma meriwayatkan Nabi SAW bersabda : Seorang tidaklah melakukan sesuatu yang lebih baik untuk mrnyrlamatkan dirinya dari azab Allah daripada mengingati Allah. Ditanyakan : meskipun bukan berjuang dijalan Allah ? Baginda menjawab: meskipun bukan berjuang dijalan Allah ( menyelamatkan dari azab A...llah lebih daripada mengingatinya ), kecuali seorang yang berjuang dengan beraninya sehingga pedangnya patah selama pertempuran. ( Tabrani dan Majma UZ Zawaid )

73- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : Allah SWT berfirman : Aku adalah sebagaimana sangkaan hamba KU kepada KU. Aku akan bersama dengannya apabila ia mengingati Aku, dan jikalau ia mengingati Aku di dalam hatinya, Aku mengingatinya di dalam hati KU, dan jikalau ia menyebut Aku di dalam majelis, Aku menyebutnya dalam majelis yang lebih baik ( majlis para malaikat ). Jikalau hamba KU datang mendekat kepada KU satu hasta Aku akan mendekatinya satu depa, apabila mendekati Ku satu depa Aku mendekat kepadanya dua depa, dan jikalau ia datang kepada Ku berjalan, Aku akan datang kepadanya dengan berlari. ( HR.Bukhari )

Catatan : Apabila seorang berjuang untuk mrndekat kepada Allah melalui amal-amal baik maka Allh SWT akan membalas usaha hamba Nya dengan menambah perhatian, rahmat, nusro Nya kepada.

74- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : Allah Azza Wajalla berfirman: Aku bersama hambaku apabila ia mengingati Ku dan bibirnya komat kamit karena menyebut nama Ku . ( Ibnu Majah ).

75- Abdullah Ibnu Buser r.a. meriwayatkan bahwa seorang berkata : Wahai Rasulullah ! peraturan dalam islam adalah banyak ( karena itu melaksanakannya adalah perlu ) maka beritahukanlah kepadaku sesuatu yang dapat saya berpegang teguh. Baginda menjawab : pastikan bahwa lidahnu senantiasa sibuk dan senantiasa dibasahi dengan mengingati Allah. (Tirmidzi ).

76- Muadz Ibnu Jabal r.a. meriwayatkan : pembicaraan saya yang terakhir dengan Rasulullah SAW, pada saat berpisah adalah : Wahai Rasulullah ! beritahukan lepadaku tentang amalan yang sanagat dikasihi oleh Allah Azza Wajalla ? dalam riwayat yang lain dikatakan bahwa Muadz r.a. bertanya : Wahai Rasulullah ! beritahukan kepada ku amalan yang terbaik yang lebih mendekatkan aku kepada Allah ? Baginda SAW menjawab : Engkau mati dalam suatu keadaan yang lidahmu senantiasa basah dengan mengingati Allah. ( ini hanya mungkin apabila seorang yang senantiasa mengingati Allah dalam kehidupan sehari-harinya ). ( Amalul Yaumi wallaila li Ibnussuni, Bazar, Majma Uz zawaid )

Catatan : Pada masa berpisah, menunjuk pada masa ketika Rasulullah SAW mengutus Muadz r.a. sebagai gubernur di Yaman.

77- Abu Darda r.a. meriwayatkan : Nabi SAW bertanya : Sukakah kamu jika aku memberitahukan kepada kamu tentang sebaik - baik amalan dan semurni-murni amalan dihadapan Rabmu, yang akan mengangkat derajatmu setinggi-tingginya dan yang lebih baik daripada membelanjakan emas dan perak ( di jalan Allah ), dan yang lebih baik bagi kamu daripada berhadapan dengan musuh dan membunuh satu sama lain ? para sahabat bertanya : bolehkah engkau memberitahukan kepada kami ? Baginda berkata : itulah zikrullah . ( Tirmidzi )

78- Ibnu Abbas r.a.huma meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : ada empat karunia yang jikalau seorang mendapatkannya maka ia telah diberi dengan apa yang lebih baik dalam dunia ini dan akherat : 1. Hati yang senantiasa bersykur, 2. Lidah yang senantiasa berdzikir kepada Allah, 3. Badan yang senantiasa bersabar atas segala kesulitan , 4. Seorang istri yang tidak berkhianat ( kepada suaminya dan menjaga kesuciannya ) atau tidak menghabur-hamburkan harta suaminya. ( Tabrani )

79- Abu darda r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : dari Allah SWT, ahsan ( kebaikan hati ) dan sedekah datang kepada hamba-hamba Nya siang dan malam, dan tiada ahsan yang lebih baik daripada berdzikir kepada Nya yang dianugerahkan Allah kepadanya. ( Tabrani dan Majma U Zawaid )

80- Hanzalah Al Usaidi r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabada : Aku bersumpah dengan Dia yang nyawaku ada dalam genggamannya, jikalau kamu berada dalam keadaan yang kamu bersama denganku atau senantisa dalam mengingati Allah, maka para malaikat akan berjabat tangan dengan kamu pada tempat tidur kamu dan pada jalan yang kamu lalui. Akan tetapi hai Hanzalah kedaan ini jarang terjadi. Baginda mengulangi ini tiga kali. ( Hadist ini bermakna bahwa seorang tidaklah senantiasa dalam keadaan yang sama dan derajat perasaannya berketerusan karena keadaan hatinya senantiasa berubah dengan kejadian-kejadian yang berlaku setiap hari ). ( HR.Muslim ).

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 18

FADILAH BERZIKIR KEPADA ALLAH TA’ALA

Ayat-ayat Al Qur’an

Allah SWT berfirman oleh karena itu, maka ingatlah Aku maka Aku akan mengingat kepadamu , dan bersyukurlah kepada Ku ( karena ni’mat-ni’mat Ku yang tiada terbatas kepadamu ) dan janganlah mengingkari Aku ( ni’mat-ni’matku dan keberkahan Ku. Aku akan bersama denganmu di dunia ini dan di ak...herat. ( Al baqarah 2: 152 )

Allah SWT berfirman : dan ingatlah nama Tuhanmu dan berbaktilah kepadanya dengan sepenuh hati ( Al Mujamil 73 : 8 )

Allah SWT berfirman : sesungguhnya dengan mengingat Allah hati merasa tenang ( Arrad 13:28)

Allah SWT berfirman : Dan sesungguhnya mengingati Allah sungguh agung. ( Al Ankabut 29 :45 )

Allah SWT berfirman : ( Orang-orang yang bijak adalah ) mereka yang mengingati Allah sambil berdiri, duduk dan berbaring. ( Al Imran 3: 195 )

Allah SWT berfirman : Kemudian ingatlah kepada Allah dengan berdzikir, sebagaimana kamu baiasa mengingat-ingat leluhur kamu, atau bahkan lebih bersungguh-sungguh lagi. (Al Baqarah 2:200)

Allah SWT berfirman : Dan ( wahai Muhammad ) ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa gentar, tanpa mengeraskan suara diwaktu pagi dan diwaktu petang dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai. ( Al A’raf 7 : 205 )

Allah SWT berfirman : Dan ( wahai Muhammad ) dalam keadaan apapun kamu dan bagian apapun yang kamu baca dari qur’an, dan pekerjaan apapunyang kamu pekerjakan niscaya kami menjadi saksi ketika kamu sedang tekun melakukannya. ( Yunus 10 : 61 )

Allah SWT berfirman : Dan bertawakkallah kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Pengasih. Yang melihatmu tatkalah kau tegak berdiri ( untuk shalat ). Dan gerak gerikmu ditengah orang-orang yang bersujud. ( bersama kamu kepada Allah dalam shalat fardhu berjamah). Sesungguhnya ! Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetauhi. ( Asuarah 26: 217-220)

Alah SWt berfirman : Dan Dia ( Allah ) bersama kamu dimanapun kamu berada (Al Hadid 57:4)

Allah SWT berfirman : Dan barangsiapa lengah dari mengingati Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengasih maka akan kami tunjuk setan menjadi teman karibnya. ( Azzukruf 43 : 36 )

Allah SWT berfirman : Sekiranya ia bukan termasuk orang yang bertasbih kepada Allah pasti ia akan tetap tinggal pada perut ikan hingga hari kebangkitan. ( Asshafat 37:143-144).

Catatan : Ayat ini merujuk kepada kejadian Yunus a.s. yang berada dalam perut ikan, apabila ia membaca doa ini : La Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minas dzolimin : tiada yang patut disembah kecuali Allah Maha suci Engkau, sesungguhnya kami telah menjalimi diri kami sendiri.

Allah SWT berfirman : Maha Suci Allah tatkalah kau memasuki malam dan waktu pagi. (Arram 30:17)

Allah SWT berfirman : wahai Orang-orang yang beriman ! berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir sebanyak-banyaknya dan Agungkanlah Dia dengan pujian diwaktu pagi dan di waktu petang. ( Al Ahzab 33:41-42 )

Allah SWT berfirman : Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bersalawat keatas nabi. Wahai orang-orang yang beriman bersalawatlah kepadanya dan berilah salam kepadanya. ( Al Azhab 33:56 )

Catatan : Allah SWT menganugerahkan kepada naabi Nya dengan rahmatnya yang terpilih dan para malaikat berdo’a kepada Allah untuk mencurahkan rahmat yng istimewa kepadanya. Oleh karena itu hai orang – orang muslim ! kamu juga memohon kepada Allah SWT supaya dianugerahkan rahmat yang khusus kepada rasululah SAW, dan bersalawatlah kepadanya sebanyak-banyaknya.

Allah SWT berfirman : Dan mereka yang apabila melakukan perbuatan yang keji atau menganiaya diri sendiri segera mengingat Allah dan memohon ampaunan atas dosa-dosanya dan tiada yang dapat mengampuni dosa-dosanya kecuali Allah. Dan mereka tidak mengulang perbuatan dosa demikian padahal mereka tahu. Pahala bagi mereka adalah ampunan dari Tuhan mereka dan sorga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, dimana mereka akan tinggal selama-lamanya, itulah balasan yang terbaik bagi orang-orang yang beramal sholeh ! ( Ali mran 3:135 -–136 )

Allah SWT berfirman : Dan Allah tidak mengazab mereka, selama mereka memohon pengampunan. ( Al Anfal 8:33 )

Allah SWT berfirman : Kemudian sesungguhnya ! Tuhanmu kepada mereka yang mengerjakan kesalahan karena kebodohasn, kemudian setelah itu bertaubat dan memperbaiki diri…..sungguh ! (bagi mereka) sesudah itu Tuhanmu maha Pengampun Lagi Maha Pengasih . ( An Nhl 16 : 119 )

Allah SWT berfirman : Hendaklah kamu memohonkan ampunan kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat ( An amal 27 : 46 )

Allah SWT berfirman : dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah , hai orang-orang yang beriman supaya kamu mendapat kejayaan. ( An Nur 24 : 31 )

Allah SWT berfirman : Hai orang-orang yang beriman ! bertobatlah kamu kepada Alah dengan sebenar-benar tobat ! ( Attahrin 66 : 8 )

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 17

61- Naufal r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW menasehatinya untuk membaca : surat qul ya ayyuhal kafirun ( kafirun 109 ) sebelum tidur tanpa berbicara dengan seseorang, maka akan menjadi suatu pernyataan bebas dari kemusrikan. ( Abu Daud )

62- Anas Ibnu Malik r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW berkata kepada seorang sahabatnya : apakah kam...u sudah kahwin, hai fulan bin fulan ? ia berkata tidak wahai rasulullah demi Allah saya tidak mempunyai sesuatu apapun untuk kahwin (saya seorang yang miskin ). Rasulullah bertanya kepadanya : Tidakkah engkau menghafal Surat Al Ikhlas ? ia menjawab : sesungguhnya saya menghafalnya ! Rasulullah SAW berkata : Surat ini sama padanannya dengan sepertiga dari Al Qur’an ( dalam hal pahalanya). Rasulullah SAW kemudian bertanya kepadanya : Tidakkah engkau menghafal surat Idza za anasrullahi wal fat? (An Nasr 110 ). Ia menjawab : sesungguhnya saya menghafalnya ! Ia ( Nabi ) berkata : surat ini sama padanannya dengan seperempat dari Al Qur’an ( dalam pahalanya ). Nabi SAW kemudian berkata kepadanya : Tidakkah engkau menghafal Qul ya Ayyuhal kafirun ? ( Kafirun 109 ). Ia menjawab : sesungguhnya saya menghafalnya ! Nabi SAW bersabda surat ini sama padannannya dengan seperempat dariAl Qur’an ( dalam hal pahalanya ).Rasulullah SAW kemudian bertanya kepadanya : tidakkah kamu menghafal surat dzilzal ? ia menjawab : sesungghnya saya menhafalnya ! Nabi SAW bersabda : surat ini sama padannaya dengan sepertempat Al Qur’an ( dalam hal pahalanya). ( oleh sebab) kahwinlah kamu ! kahwinlah kamu ! ( Timidzi ).

Catatan : Maksud Rasulullah SAW dalam mengatakan perkara ini adalah untuk menunjukkan nilai dari surat-surat ini ; apabila kamu menghafalnya, maka kamu bukanlah seorang yang miskin, akan tetapi kamu orang kaya, maka kamu semestinya berkahwin. ( Tuhfatul Ahwadi )

63- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa suatu ketika saya datang bersama dengan Rasulullah SAW dan mendengar seorang membaca Qulhuallahu Ahad ( Iklas 112 ). Maka Rasulullah SAW bersabda : itu sudah pasti ! saya bertanya kepadanya : apa yang pasti wahai rasululah? Baginda berkata : sorga !. Abu hurairah r.a. berkata : saya berkeinginan untuk meyampaikan khabar gembira ini kepada orang lain, akan tetapi saya takut kalau saya tertinggal makan siang saya dengan Rasulullah SAW; oleh sebab itu saya lebih suka makan siang ( karena itu adalah suatu kehormatan ntuk masa siang bersama Rasulullah SAW ). Kemudian saya pergi kepada seseorang untuk menyampaikan kepadanya khabar gembira ini, akan tetapi saya mendapati ia sudah pergi. ( Muatah Imam Malik)

64- Abu darda r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : apakah seseorang diantara kamu yang sanggup membaca sepertiga dari Al Qur’an dalam satu malam ? karena ditanya, bagaimana mereka dapat membaca sepertiga dari Al Qur’an dalam satu malam, maka Rasulullah SAW menjawab : bacalah : Qul Huallahu Ahad ( Ikhlas 112 ) yang pahalanya sama dengan sepertiga dari Al Qur’an ! ( Muslim )

65- Muaz Ibnu Anas Al Juhani r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang membaca sepuluh kali qul huallahua ahad ( Ikhlas 112 ) maka sebuah istana akan dibangun bangun baginya dalam sorga. Umar Ibnu alkhatab r.a. berkata : kemudian saya membacanya sebanyak-banyaknya. Rasulullah SAW berkata : sesungguhnya rahmat Allah SWT yuang berlimpah bahkan lebih baik dan lebih sempurna. ( musnad Ahmad )

66- Aisah r.anha berkata : Rasululah SAW mengutus seorang laki-laki ketua dalam ekspedisi itu, ketika ia mengimami mereka dalam shalat ia membaca bagi sahabat-sahabatnya ( disamping surat yang ia baca ) ia mengakhiri bacaannya dengan membaca : Qul Huallahu Ahad ( Al Ikhlas 112 ). Apabila mereka kembali mereka menyampaikan ini kepada Rasulullah SAW. Nabi SAW berkata : tanyakan kepadanya mnegapa ia berbuat seperti itu ? ia menjawab : karena di dalam surat itu ada sebuah gambaran tentang rahman ( Yang Maha Pengasih ), dan saya suka membaca itu. Atas jawabannya itu Rasulullah SAW berkata : beritahukan dia bahwa Allah SWT mengasihinya juga. ( HR.Bukhari ).

67- Aisah r.anha meriwayatkan bahwa setiap malam apabila Rasulullah SAW pergi tidur, ia merapatkan kedua telapak tangannya, meniup keatasnya dengan membaca surat qul Huallahu Ahad ( Al Ikhlas 112 ) , surat Qul ‘audzu birabbil falaq ( Al Falaq 113 ), surat Qul Audzu Birabbinas ( An Nas 114 ), kemudian ia menyapukan kedua tangannya keatas selurh tubuhnya sejauh ia dapat, mulai dengan kepalanya, mukanya, dan bagian depan dari tubuhnya, di ulangi sehingga tiga kali. ( Abu daud )

68- Abdullah Ibnu Khubaib r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW memberitahu kepadaku : bicaralah : saya tetap diam. Sekali lagi berkata : bicaralah ! saya masih diam. Baginda berkata lagi : bicarah ! saya bertanya kepadanya : wahai rasulullah ! apa yang mesti saya katakan ! baginda berkata : jikalau kamu membaca surat Qul Huallahu Ahad ( Al Ikhlas 112 ), suarat Qul audzu birabbilfalaq ( Al falaq 113 ), surat Qul audzu birabbinas (An Nas 114 ) 3 kali diwaktu pagi dan diwaktu petang maka bacaan ini akan mencukupi kamu ( bagi keseluruhan hari ) ( Abu daud )

catatan : menurut beberapa ulama, maksud Rasulullah SAW menentukan beberapa surat diatas adalah untuk kemanfaatan orang-orang yang jikalau mereka tidak mampu membaca lebih, paling kurang membaca tiga surat ini diwaktu pagi dan diwaktu petang, yang insya Allah akan mencukupi. ( Sar hutibi ).

69- Uqbah Ibnu amir ra. Meriwayatkan bahwa rasulullah SAW berkata kepadaku hai Uqbah Ibnu Amir ! engkau tidaklah membaca sebuah surat yang lebih dikasihi dan lebih cepat penerimaannya kepada Allah SWT daripada suratQul Audzu Birabbil falaq ( Al falaq 113 ), karena jika engkau dapat, janganlah engkau meninggalkan membaca surat ini dalam shalatmu. ( Ibnu Hibban )

70- Uqbah Ibnu Amir r.a. meriwayatkan bahwa : Rasululah SAW bersabda : tidakkah engkau mengetauhi ayat apa yang lebih menakjubkan yang diturunkan kepadaku pada malam tadi ? keserupaan seperti mereka belum pernah dilihat. Mereka adalah : surat Qul Audzu birabbil falaq ( falaq 113 ), surat qul audzu birabbinas ( An nas 114 ). ( HR.Muslim)

71- Uqbah Ibnu Amir r.a. meriwayatkan bahwa : ketika ia sedang bersafar dengan Rasulullah SAW antara Al -Juhpa dan Al Abwah, kami diliputi oleh angin dan kegelapan yang sangat, dimana Rasulullah SAW mulai memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan membaca : Surat Qul Audzu birabbil Falaq ( falaq 113), surat Qul Audzu Birabbinas ( surat Annas 114 ) kemudian ia berkata kepadaku : Uqbah, engkau juga mesti membaca kedua surat ini, dan berlindung kepada Allah SWT. Tiadalah seorang yang mencari perlindungan kecuali dari kedua bab ini ( untuk mencari perlindungan kepada Allah SWT karena tidak ada doa yang sama seperti ini). Uqbah berkata : saya mendegar rasulullah SAW membaca kedua surat ini ketika mengimami shalat. ( Abu daud )

Catatan ; juhfa dan Abwah adalah dua tempat yang masyur yang terletak antara kota mekkah dan madinah.

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 16

51- Ma’qil Ibnu yasar r.a. meriwayatkan bahwa rasulullah SAW bersabda : puncak bagi Al qur’an adalah surat Al baqarah dengan wahyu dari setiap ayat 80 malaikat diturunkan. Ayatul kursy telah diturunkan dari bawah Arsy ( dari khazanah Allah ta’ala yang khusus ), kemdudian dicantumkan kedalam surat Al baqarah. Surat yasin adalh hatinya Al qur’an dan... barangsiapa membacanya dengan niat untuk meyukakan Allah, dan memepunyai keyakinan yang teguh pada hari akherat, maka ia pasti akan diampuni. Maka bacalah surat ini disamping kaum kerabatmu yang meninggal, ( supaya mempermudah keluar ruhnya ).

( Musnad Ahmad )

Catatan : Surat Al baqarah dalam hadis diatas mungkin diistilahkan sebagai puncak Al Qur’an karena surat ini mengandung secara rinci semua prinsip-prinsip azas dari Islam, keyakinanannay dan perintah – perintah syariat ( hukum hakam islam ) yang tidak dijumpai dalam surat-surat yang lain dar Al Qur’an.

52- Jundup r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa membaca surat Yasin pada malam hari semata-mata karena Allah, maka ia akan diampuni. ( Ibnu Hibban )

53- Abdullah Ibnu Masud r,a, meriwayatkan bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda : barngsiapa membaca surat Al Waqiyah setiap malam, tidak akan ditimpa dengan kekurangan. ( baihaqi )

54- Jabir r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW tidak pernah pergi tidur sehingga iamembaca Alif Lam mim Sajadah ( Surat 32) dan Tabarakalladzi biyadihil mulk ( surat 67). ( Tirmidzi )

55- Abu Hurairah ra. Meriwayatkan bahwa rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya ada sebuah surat dalam Al Qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat, yang memberi safaat kepada pembacanya sehingga ia diampuni. Dan surat itu adalah Tabarakalladzi biyadihil Mulk ( surat 67 ) ( Tirmidzi ).

56- Ibnu Abbas r.a.huma mriwayatkan bahwa seoarang sahabat Nabi SAW mendirikan kemahnya diatas sebuah kuburan, tanpa mengetauhi bahwa kemah itu berada diatas kuburan, dan tiba-tiba ia mendengar seorang sedang membaca surat Al Mulk ( Surat 67) sampai ahkir. Ia pergi kepada Rasulullah SAW dan berkata : saya tidak sengaja mendirikan kemah diatas sebuah kuburan, dan saya mendengar seorang membaca surat Al Mulk sampai akhir. Maka Nabi SAW bersabda : itulah pembela dan pelindung yang melindunginya dari azab dalam kubur. ( Tirmidzi ).

57- Ibnu Mas’ud r.a.meriwayatkan bahwa : azab akan datang dari depan dari arah kaki seorang yang meninggal dalam kuburan. Kaki akan berkata : tidak ada jalan untuk kamu datang melalui kami, karena ia senantiasa membaca surat Al Mulk ( surat 67 ). Kemudian ia datang kepadanya dari arah dadanya atau perutnya. Mereka berkata : tidak ada jalan untuk datang melalui kami, karena ia senantiasa membaca surat Al Mulk. Kemudian azab berusaha masuk dari arah kepalanya. Kepalanya berkata : tidak ada jalan bagi kamu untuk datang kepadaku karena ia senantiasa membaca surat Al Mulk. ( Abdulah Ibnu Mas’ud berkata ) surat ini mencegah azab-azab kubur. Dikatakan juga surat Al Mulk disebutkan didalam Taurat. Barang siapa yang membacanya pada malam hari maka sesungguhnya ia akan diberkahi dengan pahala yang besar. ( Mustadrak Hakim )

58- Abdullah Ibnu Umar r.ahuma meriwayatkan bahwa rasulullah SAW bersabda : jikalau seseorang suka untuk melihat pada hari kiamat, seakan –akan didepan matanya maka ia mesti membaca surat Idzas syamsu kuwirat ( Takwir 81); surat Idzas samaun fataharat ( Infitar 82 ) dan surat Idzas samaun Sakhat ( Insiqa’ 84 ). ( Tirmdizi )

59- Ibnu Abbas r.a.huma meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda surat Idza Zulzilat ( Dzil dzal 99 ) adalah sama dengan separuh Al Qur’an. Kemudian surat Qul Hua Allahu ahad ( surat Al Ikhlas 112 ) , adalah sama dengan sepertiga dari Al Qur’an dan surat Qul Ya ayuhal Kafirun ( Kafirun 109) adalah sama dengan seperempat dari Al Qur’an. ( Tirmidzi )

Catatan : Al Qur’an menggambarkan kehidupan seseorang dalam dunia ini dan di akherat dan surat Idza Zulzilat menggambarkan tentang kehidupan di akherat dengan cara yang sangat berkesan. Karena itu surat ini sama dengan separuh dari Al Qur’an. Surat Qul huallahu Ahad adalah sama padanannya dengan sepertiga Al Qur’an, karena didalam Al Qur’an ada tiga topik yang fundamental yaitu : catatan tentang kejadian-kejadian, hukum hakam, dan ke Esaan Allah. Surat ini menggambarkan dengan sangat cantik tentang ke Esaan Allah SWT. Surat Al Kafirun adalah sama dengan serempat dari Al Qur’an karena pada pemahamannya ada empat pokok yang berkaitan dalam Al Qur’an; yang disebut ke esaan (Allah) , kenabian, hukum hakam dan sejarah, kemudian surat Al Kafirun memberi suatu gambaran tentang ke esaan Allah SWT pada suatu level yang sangat tinggi. Menurut bebrapa alim ulama, ketiga surat ini sama dengan separuh, sepertiga dan seperempat dari Al Qur’an yang mulia bermakna bahwa pembaca dari surat-surat ini akan mendapat ganjaran separuh, sepertiga, dan seperempat dari Al Qur’an untuk pembacaan mereka. ( Majahir Haque ).

60- Abdullah Ibnu Umar. R.anhuma meriwayatkan bahwa rasulullah SAW bertanya : dapatkah salah satu daripada kamu membaca seribu ayat ( Al qur’an) setiap hari? Mereka ( sahabat) menjawab : siapakah yang dapat membaca seribu ayat setiap hari ?. rasulullah SAW berkata : tidak dapatkah seseorang daripada kamu membaca : surat Alhakumuthakatsur ( Takhatsur 102), bermakna pahalanya adalah sama dengan membaca seribu ayat. ( Mustadrak hakim )

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 15

41- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang membaca seratus ayat ( dari Al Qur’an ) pada setiap malam, maka akan dituliskan berada diantara hamba-hamba Allah yang taat. ( Mustadrak hakim

42- Fadalah Ibnu Ubaid dan Tamim Dari r.ahuma meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barang siapa membaca se...puluh ayat dalam satu malammendapat pahala satu qintal. Dan satu qintal adalah lebih dari pada dunia dan apa-apa yang terkandung didalamnya. ( tabrani )

43- Abu Hurairah r.a.meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari tidak akan digolngkan diantara hamba – hamba Allah yang lalai. ( Mustadrak hakim )

44- Abu Musa r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya saya mengenal suara sahabat-sahabat dari suku Ashar, ketika merka membaca Al Qur’an pada mlam hari. Saya mengenal tempat tinggal mereka daeri bacaan qur’annya ; walaupun saya tidak melihat mereka pada siang hari ketika mereka memasuki rumah-rumah mereka ( untuk memastikan bahwa inilah tempat tingal meeka ). ( Muslim )

45- Jabir r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa diantara kamu yang kuatir bahwa ia tidak akan mampu untuk bangun pada malam hari, hendaklah mengerjakan shalat witir ( terlebih dahulu sebelu pergi tidur ). Dan barangsiapa yang yakin dapat bangun, boleh mengerjakan shalat witirnya pada bagian terakhir dari malam karena pada waktu itu para malaikat hadir ( sebagai saksi ) kepada bacaan Al Qur’an dan adalah lebih baikuntuk membacanya. ( Tirmidzi )

46- Abu darda ra. Meriwayatkan bahwa Rasululah SAW bersabda : barangsiapa yang membaca tiga ayat permulaan dari surat Alkahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal. ( musuh yang memperdaya dalam islam ). ( tirmidzi )

47- Abu Darda r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barngsiapa yang menhafal sepuluh ayat pertama dari surat Al kahfi akan dlindungi dar Dajjal. Dalam riwayat yang lain itulah hafalan sepuluh ayat terakhir dari surat Al Kahfi.

48- Suban r.a.meriwayatkan Nabi SAW bersabda : barngsiapa yang membaca sepulu ayat terakhri dari surat Al kahfi maka sesungguhnya baginya adalah penjagan dari dajjal. ( Nasai )

49- Ali r.a. meriwayatkan bahwa rasulullah SAW bersabda : bzarangsiapa yang membaca surat Al kahfi pada hari juma’at akan dilindungi dari segala ujian selama delapan hari ( itu sampai pada jum’at berikut. ) dan bahkan jika dajjal meuncul pada ketika tu, ia kan terselamat juga dari nya. Tafsir Ibnu Katsir.

50- Abu Said Al Kudri r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi dalam mana surat ini diwahyukan maka surat ini akan menjadi sebuah cahaya bagi pembacanya pada hari kiamat, dari tempat tinggalnya hingga ke makkah dan barangsiapa yang membaca sepuluh ayat terakhir dar surat ini, bahkan jika dajjal muncul, ia kan tidak akan dapat menguasainya. ( Mustadrak hakim)

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 14

31- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : jangan kamu menjadikan rumah-rumahmu seperti kuburan ( jadikanlah rumah-rumahmu hidup dengan zikrullah,shalat,dan bacaan Al Qur’an ). Sesungguhnya setan lari dari rumah yang didalamnya dibacakan surat Al Baqarah. ( Muslim )

32- Abu Umamah Al bahili ra. Meriwayatkan bahwa rasululla...h SAW bersabda : bacalah Al Qur’an karena pada hari kiamat ia akan datang sebagai pemberi safaat bagi orang yang membacanya. Bacalah dua surat yang bercahaya, surat Albaqarah dan Ali Imran khususnya. Karena pada hari kiamat keduanya akan datang sebagai dua awan, atau dua naungan atau dua kelompok burung-burng yang bershaf-shaf, yang bersumpah bagi oarang-orang yangmembaca mereka. Bacalah surah Al Baqarah, karena dalam pembacaannya dan memahaminya adalah berkah dan didalamnya melepaskan kamu dari penyesalan. Orang jahat adalah yang tidak dapat memanfaatkannya untuk membawa mudharat kepada orang lain. Muawiyah Ibnu Abu Sofyan rahimahullahualaihi berkata bahwa telah dilaporkan kepadanya bahwa orang jahat bermakna tukang sihir, barangsiapa membaca Surat Albaqarah secara teratur, akan diselamatkan dari pengaruh mantra-mantra dan sihir. ( muslim )

33- Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasululah SAW bersabda : ada satu ayat dalam surat Al baqarah yang menjadi penghulu dari segala ayat dalam Al Qur’an. Apabila ayat ini dibacakan dalam sebuah rumah, setan akan lari dari rumah itu. Ayat ini adalah ayatul qursy. ( Mustadrak Hakim )

34- Abu Hurairah r.a. berkata : saya telah ditunjuk sebagai amil zakat ramadhan oleh Rasulullah SAW, dan apabila seorang datang dan mulai mengambil segengam makanan, saya menangkapnya, dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya pasti akan membawa kamu kepada Rasululah SAW. Meskipun demikian apabila ia berkata : saya orang miskin, saya mempunyai anak-anak yangmenggantungkan hidup kepada saya dan saya sangat emerlukannya! Maka saya membiarkannya pergi. Pada waktu pagi hari Nabi SAW bertanya : apa yang dibuat oleh tawananmu pada malam tadi wahai Abu Hurairah ( Allah SWT memberitahukan dia perkara ini ) saya menjawab : Wahai Rasulullah ! ia mengeluh dalam keseulitan, dan ia mempunyai anak-anak yang bergantung hidupnya padanya, maka saya merasa kasihan kepadanya dan saya membiarkan dia pergi. Baginda SAW berkata : waspadalah ! ia berbohong kepada kamu, ia akan datang kembali ! saya telah yakin bahwa ia kan kembali karena Rasulullah SAW telah memberitahukan kepadaku demikian. Karena itu, saya menunggu kedatangannya. Apabila ia datang dan mulai mengambil segenggam makanan dari barng-barang sedekah saya menangkapnya dan saya mengatakan kepadanya: saya mesti melaporkan kamu kepada Nabi SAW. Ia berkata : biarkan saya karena saya orang yang paling miskin, saya mesti menghidupi kelurga yang besar. Saya tidak akan datang lagi. Saya merasa kasihan kepadanya dan membiarkan ia pergi. Pada waktu pagi hari Rasulullah berkata : apa yang di buat oleh tawananmu tadi malam hai Abi Hurairah ? saya menjawab : wahai Rasulullah ! ia mengeluh terjepit dengan keperluan keperluan dan ia mesti menghidupkan keluarga yang besar, maka saya merasa kasihan kepadanya dan membiarkan ia pergi. Rasulullah SAW berkata : berhati-hatilah, sesungguhnya ia telah berbohong kepadamu dan ia akan datang kembali. Maka saya menanti kedatangannya. Ketika ia datang dan mengambil segenggam makanan, saya menagkapnya dan berkata : saya akan melaporkan kamu kepada RasulullahSAW, dan ini adalah terakhir dari tiga kali kedatanganmu. Sesungguhnya kamu berkata tidak akan kembali akan tetapi kamu kembali lagi. Ia berkata : biarkan saya saya akan mengajarkan kamu beberapa perkataan yang melaluinya Allah akan memberi kamu bebrapa manfaat. Saya bertanya : apakah perkataan-perkataan itu ? ia berkata : apabila kamu pergi tidur bacalah Ayatul Kursy samapai akhir ayat, akarena perlindungan Allah tidak pernah berhenti bagi kamu, dan setan tidak akan mendekati kamu sehingga pagi hari. Oleh sebab itu saya membiarkan ia pergi. Pagi berikutnya Nabi SAW berkata kepadaku apa yang dibuat oleh tawananmu malam tadi ! saya menjawab : wahai Rasulullah ! ia berkata akan mengajarkan kepada saya bebrepa kalimat yang dengannya Allah akan memberikan manfatnya kepadaku. Oleh sebabitu saya membebaskan ia untuk pergi. Rasulullah SAW berkata : kalimat-kalimat apakah itu ? ia berkata ( tawanan itu ) kepada saya : apabila engkau pegi tidur, bacalah ayatul kursy dari permulaan hingga akhir. Nabi SAW bersabda : sesungguhnya ia mengatakan kebenaran kepadamu, padahal ia adalah seorang pembohong yang besar. Wahai Abu Hurairah, tahukah kamu dengan siapakah kamu telah berbicara dengannya pada tiga malam yang lampau? Saya berkata : tidak. Rasulullah SAW berkata : itulah setan yang datang untuk mencuri dan mengurangi kumpulan sedekah dengan tipu dayanya. ( HR.Bukhari )

menurut apa yang telah diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al Anshari r.a. setan berkata : kamu mesti membaca ayatul kursy dirumahmu karena tidak ada setan atau jin dan seterusnya akan datang kepada kamu. ( Tirmidzi )

35- Ubay Ibnu Ka’ab r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bertanya : hai Abu Munzir ! ( panggilan Ubay Ibnu Ka’ab dari pihak Ayah ). Tahukah kamu ayat yang manakah dari kitab Allah ( Al Qur’an ) yang memliki keunggulan dan kemulian yang lebih tinggi ? saya menjawa : Allah dan Rasul Nya lebih mengetauhi ! Rasulullah SAW bertanya : Hai Abu Munjir !tahukah engkau yang ayat manakah dari kitab Allah ( Al qur’an ) yang paling unggul dan yang paling mulia ? saya bertanya : Allah dan tiada yang patut disembah kecuali Allah melainkan Dia, Ia yang hidup, kekal ….(Ayatul kursy ). Baginda kemudian mencapai dada saya ( mengucapkan selamat ) dan berkata : semoga pengetauhan ini menjadi suatu keberkahan bagi kamu, hai Abu Munjir! ( muslim )

Diriwayatkan dalam kisah yang lain berkenaan dengan ( ayatul kursy ) : Rasulullah SAW bersabda : saya bersumpah demi yang nyawaku yang ada dalam tangan Nya bahwa sesungguhnya ayat ini mempunyai lidah dan dua bibir yang mengucapkan pujian kepada Allah pada kaki Arsy, tahta Ilahi. ( Musnad Ahmad )

36- Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : setiap sesuatu mempunyai penghulu, dan sesungguhnya penghulu Al Qur’an adalah surat Al baqarah . dan didalam surat itu ada sebuah ayat yang menjadi penghulu dari semua ayat ( dalam Al Qur’an ) dan itulah ayatul kursi ( Tirmidzi)

37- Ibnu Abbas r.anhuma meriwayatkan bahwa suatu ketika Jibril a.s. sedang duduk disamping Rasulullah SAW, ketika mereka mendengar bunyi kertak dari langit. Ia ( Jibril ) mengangkat kepalanya dan berkata sebuah pintu telah terbuka dilangit hari ini, yang tidak pernah terbuka sebelumnya, dan seorang malaikat telah diturunkan daripadanya. Malaikat ini tidak pernah turun kedunia sebelumnya. Malaikat ini datang dan mengucapkan salam dan berkata : khabar gembira kepada kamu, kamu telah diberikan dua cahaya yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi sebelum kamu. Satu adalah surat Al Fatiha dan yang lain adalah dua ayat terakhir dari surat Al baqarah tidaklah kamu mengucapkan bahkan sebuah perkataan dari salah satu dari mereka, yang kamu akan diganjari dengannya. ( HR.Muslim )

Catatan : Jikalau kamu membaca kalimat-kalimat pujian dari ayat ini ; kamu akan mendapat pahala memuji Allah, dan jikalau itu adalah kalimat-kalimat doa; maka doa mu akan dikabulkan.

38- Nukman bnu Basir r.ahuma meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW besabda : dua ribu tahun sebelum langit dan bumi diciptakan, Allah SWT menuliskan sebuah kitab dan darinya Dia menurunkan dua ayat dengan mana Dia mengakhiri surat Al Baqarah. Setan tidak akan datang mendekati sebuah rumah yang mana kedua ayat ini dibacakan selama tiga malam berturut-turut ( tirmidzi )

39- Abu Mas’ud r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al baqarah pada malam hari maka akan mencukupi baginya. ( Tirmidzi )

Catatan: dua ayat ini akan mencukupi bermakna : 1. Ia akan dilindungi dari segala kejahatan sepanjang malam. 2- Ayat-ayat ini akan menjadi sama dengan tahajjud. ( Nawawi )

40- Saddad Ibnu Aws r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : tidaklah seorang muslim yang pergi tidur dan membaca surat dari kitab Allah kecuali Allah menugaskan seorang malaikat untuk menjaganya, dan tiada suatu kemudaratan yang mendekatinya sehinggga ia terjaga. ( Tirmidzi )