Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Thursday, December 30, 2010

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 13

21- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : ahli al Qur’an akan datang pada hari kiamat ( pada mahkamah Allah ) dan Al Qur’an akan bermohon kepada Allah untuk memberikan kepadanya pakaian. Kemudian ( dari Allah ) ia akan dipakaikan dengan mahkota kemulian. Al Qur’an akan memohon sekali lagi : wahai pemberi rezekiku ! tambahkanlah ...baginya ! maka ia akan diberikan sebuah pakaian kemulian yang sempurna. Al Qur’an akan sekali lagi meminta : Wahai pemberi rezekiku ! Engkau ridhalah kepada orang ini ! maka Allah SWT akan ridha dengannya, dan ia akan diminta untuk terus membaca Al Qur’an, dan terus menaiki tangga demi tangga ( jannah ). Satu hasanah bagi setiap ayat Al Qur’an akan ditambahkan baginya. ( Hr.Tirmidzi )

22- Buraidah r.a. meriwayatkan : pada suatu hari saya sedang duduk bersama Rasulullah SAW dan saya mendengarnya berkata : Sesungguhnya pada hari kiamat Al Qur’an akan bertemu dengan sahabat qur’an, yang akan keluar dari kubur yang terbelah untuk membiarkannya keluar dan yang nampak seperti seorang yang warnanya berubah karena keletihan. Al Qur’an akan bertanya kepada sahabat qur’an : adakah kamu mengenal aku ? ia akan berkata : qur’an akan bertanya kepadanya lagi. Adakah engkau mengenal aku ? ia akan berkata : tidak, saya tidak mengenal kamu. Al Qur’an akan berkata : aku adalah sahabatmu al qur’an, yang menjaga kamu dari kehausan dikala musim panas pada siang hari, dan akulah yang menjaga kamu berjaga pada malam hari ( yaitu ) mentaati perintah-perintah yang ada dalam aal Qur’an ), kamu berpuasa pada malam hari dan kamu membaca Al Qur’an pada malam hari. Setiap pedagang menghendaki untuk memperoleh keuntungan dari perniagaanny, ( pada hari ini kamu akan dikecualikan mendapat ganjaran dengan keuntunganmu sendiri ). Sesudah itu sahabat Al Qur’an akan dirahmati dengan sebuah istana disebelah tangan kanannya dan pada sebelah kirinya ia mendapat sebuah sertifikat untuk tinggal dalam sorga buat selama-lamanya. Dan sebuah mahkota kemuliaan akan diletakkan diatas kepalanya. Orang tuanya akan diberikan untuk memakai dua pasang pakaian yang berharga yang tiada bandingannya dengan orang-orang yang ada dalam dunia ini. Dan kedua ibu bapaknya akan berkata : mengapa kami diberikan pakaian ini untuk dipakai ? akan dikatakan : karena putra putramu menghafal Al Qur’an ! dan sahabat Al Qur’an akan diminta untuk membaca Al Qur’an, dan ia akan tetap naik derajatnya samapai tingkat yang paling atas dari sorga. Oleh karena itu selagi ia masih membaca Al Qur’an apakah dengan bergesa-gesa, atau dengan langkah yang telah ditetapkan, ia akan terus naik ( derajatnya ketingkat yang paling atas dari sorga ). ( Musnad Ahmad fatahur rabbani )

Catatan : munculnya Al Qur’an dihadapan sahabat Qur’an sebagai seorang yang lemah dan pucat pasih adalah sebagai potret yang nyata dari Al Qur’an sendiri, karena ia mejadi lemah dengan bacan Al Qur’an pada malam hari, dan beramal dengan perintah-perintahnya pada siang hari.

23- Anas r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : bagi Allah SWT ada sekelompok orang seperti anggota keluarga Nya yang istimewa. Para sahabat bertanya : siapakah orang-orang ini ? baginda SAW berkata : mereka adalah orang-orang Al Qur’an, orang-orang Allah dan anggota Nya yang istimewa. ( Mustadrak hakim )

24- Ibnu Abbas r.anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang tidak ada Al Qur’an sedikitpun pada dirinya, adalah seperti rumah yang ditinggalkan. ( keindahan sebuah tempat tinggal berasal dari penghuninya. Sama halnya keindahan yang ada dalam diri seseorang berasal dari Al Qur’an yang dihafalnya). ( Tirmidzi )

25- Saad Ibnu Ubadah r.a. meriwayatkan bahwa rasulullah SAW bersabda : tidaklah seorang yang membaca Al Qur’an dan kemudian melupakannya, kecuali ia akan menjumpai Allah pada hari kiamat sebagai seorang yang berpenyakit lepra, yang anggota-anggotanya akan terpenggal-penggal karena penyakit ini. ( Abu Daud )

Catatan : banyak makna yang telah diberikan tentang melupkan Al Qur’an ini salah satu daripadanya adalah bahwa, bahkan dengan melihat dan membaca, seseorang tidak dapat berbuat demikian. Menurut makna yang lain bahwa ia tidak dapat membacanya dari hafalan. Yang ketiga adalah bahwa ia lalai dalam pembacaanya. Yang keempat adalah bahwa sesudah mengetauhi perintah-perintah yang ada di dalamnya ia tidak beramal keatas apa yang ia ketauhi.

26- Abdullah Ibnu Amar r.anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda : barangsiapa yang menyempurnakan ( pembacaan ) Al Qur’an kurang dari tiga hari, maka ia tidak dapat memahaminya dengan baik. ( Abu Daud )

Catatan : Hadis Rasulullah SAW ini dimaksudkan buat orang-orang Islam yang biasa, karena telah dikuatkan bahwa ada beberapa sahabat r.anhuma yang menyempurnakan pembacaan Al Qur’an dalam masa bahkan kurang dari tiga hari.

27- Wasyilah Ibnu Al Asqa r.anhu meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : aku telah diberikan tujuh bab ( dalam permulaan ) Al Qur’an, dalam tempat Taurat, dan sebelas bab sesudahnya dalam tempat Zabur, dan dua puluh bab sesudah itu dalam tempat injil ( perjanjian baru ), dan mufasal yaitu sisa bab-bab yang paling unggul telah diberikan kepadaku. ( Musnad Ahmad )

28- Abdul malik Ibnu Umair rahimahullah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : pada pembukan kitab ( surat Fatiha ) terdapat sebuah obat bagi segala penyakit. ( Sunan Darami )

29- Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : apabila salah satu dari kamu berkata amin ( pada akhir pembacan surat fatiha ), maka para malaikat juga berkata amin dilangit. Dan apabila aminnya manusia bersamaan dengan aminnya para malaikat, maka semua dosanya yang lampau di ampuni. (HR.Bukhari )

30-Nawas Ibnu sam’an r.a meriwayatkan bahwa ia mendengar Nabi SAW bersabda : pada hari kiamat Al qur’an akan dibawa kehadapan dan orang-orang yang beramal atasnya akan juga dibawa kehadapan, diahului oleh surat Al baqarah dan Ali Imran ( inilah bab-bab yang terpenting dalam Al Qur’an ). (Muslim )

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 12

11- Imran Ibnu Husaein r.a.huma berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda : seorang yang membaca Al Qur’an mesti meminta hanya kepada Allah ( untuk memenuhi segala keperluannya).karena sesungguhnya orang –orang akan datang akan membaca Al Qur’an akan tetapi mereka meminta ( manfaat dunia ) dari orang lain. ( Tirmidzi )

12- Abu Said Al... Kudri r.a. meriwayatkan bahwa Usaid Ibnu Khudair r.a. sedang membaca Al Qur’an pada suatu malam di rumahnya, ketika itu kudanya ( kuda betina ) mulai melompat-lompat sekeliling. Ia meneruskan bacaannya. Kuda betinya sekali lagi mulai meronta-ronta, akan tetapi ia masih meneruskan membaca, dan kuda betinya juga terus melompat kesana kemari. Usaid r.a. berkata : saya khawatir yang kuda betina itu boleh menginjak-injak anak lelaki saya Yahya yang ada didekat situ. Sebab itu saya bangun kearah kuda betina itu dan pada ketika itu saya melihat di atas kepalaku sesuatu seperti awan, yang kelihatan seperti parade lampu-lampu. Dan arakan itu mulai naik kepada atmosfir, sehingga saya tidak dapat melihatnya lagi. Ia berkata : saya pergi kepada Rasulullah SAW di pagi hari dan berkata : Wahai Rasulullah ! tengah malam tadi saya sedang membaca Al qur’an dirumah saya, ketika itu kuda betina saya mulai melompat kesana kemari. Rasullulah SAW berkata : adakah kamu meneruskan bacaan kamu, Ibnu Khudair ! ia berkata : saya teruskan membaca, dan kuda betina saya juga melompat lompat kesana kemari lagi. Maka Rasulullah berkata : adakah kamu juga meneruskan bacaan kamu ! Ibnu Khudair ! ia berkata : saya meneruskan bacaan saya dan kuda betina saya juga melompat kesana kemari lagi. Baginda SAW berkata : adakah engkau meneruskan bacaanmu, Ibnu Khudair ! ia berkata : saya bangun dan melihat, karena saya khawatir yang ia boleh menginjak-injak anak lelaki saya Yahya yang ada di dekat situ. Kemudian saya pergi ke dekat itu dan saya melihat di atas kepala saya sesuatu seperti awan yang di dalamnya yang di dalamnya seperti suatu arakan lampu-lampu. Kemudian arakan ini naik ke dalam atmosfir, sehingga saya tidak dapat melihatnya lagi. Rasulullah SAW berkata : itu adalah para malaikat yang mendengarkan bacaan kamu dan jikalau kamu meneruskan bacaanmu, maka orang akan melihat mereka ( para malaikat ) di pagi hari, dan mereka ( para malaikat ) tidak menyembunyikan diri mereka dari manusia. ( HR.Muslim )

13- Abu Said Al Kudri r.a. meriwayatkan : saya sedang duduk dalam sebuah majlis bersama dengan orang-orang muhajirin yang miskin, beberapa orang dari antara mereka mereka telah menyembunyikan diri dari yang lain ( dengan badan mereka, karena mereka tidak mempunyai cukup pakaian yang ada pada mereka ), dan salah satu daripada mereka membacakan Al Qur’an kepada mereka, apabila Rasulullah SAW masuk dan berdiri dekat kami. Oleh karena itu pembaca Al Qur’an memberhentikan bacaannya. Rasulullah SAW memberi salam kepada kami dan berkata : apa yang sedang kamu buat ? kami berkata : wahai Rasulullah, ia adalah salah seorang pembaca Al Qur’an kami, yang sedang membacakan ( kitab Allah ) dan kami sedang mendengar dengan penuh perhatian kepada kitab Allah SWT. Rasulullah SAW berkata: segala puji bagi Allah yang mengutus aku ditengah-tengah umatku sedemikian orang, yang dengan mereka aku diperintahkan untuk duduk. Kemudian Rasulullah SAW duduk diantara kami, menjadi sama jarak satu sama lain. Kemudian ia memberi syarat dengan tangannya dan meminta kami supaya membuat lingkaran yang kami semua berhadapan dengannya. ( Abu Said berkata ) saya memperhatikan bahwa Rasulullah SAW tidak mengenal salah satu daripada mereka yang lain daripada aku. Rasulullah SAW bersabda : berilah khabar gembira wahai kaum muhajirin yang miskin akan nur yang sempurna, yang dengannya kamu akan memasuki sorga pada hari kiamat, separuh hari lebih dahulu sebelum orang-orang kaya ( muslim ) dianatara manusia, dan bahwa separuh hari lamanya adalah 500 tahun. ( Abu Daud ).

14- Saad Ibnu Abi Waqqas r.a berkata bahwa ia mendengar Rasulullah bersabda : sesungguhnya Al Qur’an ini telah diturunkan untuk menciptakan kerisauan dan keperihatinan. Sebab itu apabila kamu membacanya menagislah dengannya dan jikalau kamu tidak dapat menangis maka paling kurang usahakan untuk menangis. Dan bacalah ia dengan suara yang menyenangkan. Dan barangsiapa yang tidak dapat membaca dengan suara yang menyenangkan bukanlah daripada kami. ( Ibnu Majah ).

Catatan : para ulama memberi penafsiran yang lain tentang hadis ini, bahwa seorang yang tidak dapat percaya diri dan beriri sendiri dengan berkat daripada Al Qur’an bukanlah dari kami.

15- Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasululah SAW bersabda : tidak ada sesuatu yang Allah memasangkan telinganya kepadanya dengan perhatian yang lebih daripada bacaan AL Quir'’an seorang Nabi dengan suara yang indah. ( Muslim )

16- Bara r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : hiasilah Al Qur’an dengan suaramu karena sesungguhnya suarayang merdu menambah kecantikan Al Qur’an. ( Mustadarak hakim )

17- Uqbah Ibnu Amr r.a. meriwayatkan bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang membaca Al Qur’an dengan suara yang kuat, adalah seperti pemberi sedekah secara terang-terangan, dan barangsiapa yang membacanya secara senyap dalam dirinya sendiri, adalah seperti pemberi sedekah yang sembunyi-sembunyi. ( Tirmidzi )

Catatan : ternampak dari hadis ini bahwa membaca Al Qur’an dengan sembunyi-sembunyi lebih disukai jikalau tidak di khawatirkan pamer atau ria. Jikalau tidak khawatir ria atau mengganggu orang lain maka dalam tradisi yang lain, membaca dengan suara yang kuat di sukai karena bacaan yang demikian boleh menjadi sumber inspirasi dan menggalakkan orang lain untuk membacanya. ( Syarthibi )

18- Abu Musa r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW memberitahu Abi Musa : Jikalau engkau meilhat aku malam tadi, mendengarkan bacaanmu dengan begitu penuh minat dan konsentrasi, ( yang menyukakan kamu ), karena sesungguhnya engkau telah diberikan sebagian kurnia dari suara Daud a.s. ( Muslim )

19- Abdullah Ibnu Amr r.a.nhuma meriwayatkan dari Nabi SAW : akan dikatakan kepada orang ahli qur’an ( pada hari kiamat ): teruskan bacan Al Qur’an dan teruslah naik tangga demi tangga sorga, dan bacalah dengan kadar perimbangan seperti engkau telah membaca semasa kamu hidup di dunia, karena sesungguhnya kamu akan sampai tempat tinggalmu ( kedudukanmu di sorga ) apabila sampai pada ayat terakhir yang kamu baca. ( Tirmidzi )

Catatan : orang-orang ahli qur’an bermakna seorang hafidz Al Qur’an, atau seorang yang banyak membacanya, atau seorang yang beramal menutu Al Qur’an.

20- Aisah r.anha meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda : hafidz Al Qur’an yang menghafal dan membaca dengan baik akan dibangkitkan pada hari kiamat bersama dengan mereka ( para malaikat ) yang membwa Al Qur’an ini dari Lauhul mahudz dan barangsiapa yang terputus-putus membaca dan sabar dengan kesulitan ini akan mendapat pahal ganda. ( Muslim )

Catatan : barngsiapa yang terputus-putus adalah seorang hafidz yang boleh jadi tidak mengingati Al Qur’an dengan baik; yang ia senantiasa berusaha untuk mengingatnya. Ini juga termasuk pembaca Al Qur’an yang terbata-bata dalam bacaannya, akan tetapi ia berusaha keras untuk membaca dengan betul. Maka orang yang sedemikian mendapat pahala ganda : 1. Karena bacaanya, dan yang lain karena terbata–bata berulang kali ia berusaha keras dengan sabarnya. berkali-kali .

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 11

Hadis-hadis Nabawi

1- Abu said r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW membacakan hadis qudsi : Allah SWT berfirman : barangsiapa yang menyibukkan dirinya dengan al Qur’an dari mengingati Ku ( dan berdoa kepada Ku ) Aku memberinya lebih baik daripada apa yang diberikan kepada seorang yang berdo’a ketinggian perkataan Ku ( Al Qur’an ), ke atas semua... perkataan-perkataan lain adalah seperti ketinggian Allah ( pencipta ) ke atas semua ciptaan Nya. ( tirmidzi )

2- Abu Dazr Ghifari r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : tiada sesuatupun yang lebih mendekatkan kepada Allah, daripada yang berasal ( datang langsung ) dari Allah, maknanya Al Qur’an. ( Mustadarak hakim )

3- Jabir r.a. meriwayatkan bahwa : Nabi SAW bersabda : Al Qur’an adalah pemberi safaat yang diterima dan pendakwah yang dakwahannya telah diterima. Barangsiapa yang meletakkannya ( Al Qur’an ) di hadapannya ( sebagai petunjuk, maka ia akan membawanya ke surga, dan barangsiapa yang meletakkanya dibelakangnya ( tidak memperdulikannya ), akanmembawanya ke neraka. ( Ibnu Hibban ).

Catatatan : al Qur’an adalah pendakwah yang hujahnya diterima bermaksud ia akan bersumpah bagi orang-orang yang membaca dan beramal ke atasnya di mahkamah Allah Ta’ala dan ia akan menuntut dari orang –orang yang melalaikannya, mengapa mereka tidak menunaikan hak-haknya.

4- Abdullah Ibnu Amr. R.anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : puasa dan Al Qur’an, keduanya akan memberi safaat bagi hamba Allah pada hari kiamat. Puasa akan berkata : wahai pemberi rezekiku! Aku telah menjaganya ( hamba Allah ini ) dari makan dan nafsu syahwat, sebab itu terimalah safaatku baginya. Dan Al Qur’an akan berkata : Wahai pemberi rezeki ku ! aku telah menjaganya dari tidur dimalam hari, sebab itu terimalah safaatku baginya. Maka keduanya (puasa dan Al qur’an ) akan memberi safaat baginya. ( musnad ahmad dan tabrani

5- Umar r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : sesungguhnya Allah meninggikan banyak orang melalui kitab ini ( Al Qur’an ), dan merendahkan ( menghinakan ) banyak orang dengannya. ( HR.Muslim )

catatan : Orang-orang yang beramal apa yang ada dalam Al qur’an. Allah SWT akan memuliakan mereka dengan kehormatan dan martabat dalam kehidupan ini dan kehidupan di akherat, dan orang-orang yang tidak beramal ke atasnya akan dihinakan.

6- Abu Dzar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : (kepada Abu Dzar) : adalah wajib keatas kamu untuk membaca Al Qur’an dan mengingati Allah Azza Wajalla, sebab sesungguhnya zikir untukmu dilangit, dan cahaya ( petunjuk ) bagimu didunia ini. ( Baihaqi )

7- Ibnu Umar r.a.nhuma meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : hanya ada dua jenis manusia yang ( dibolehkan ) untuk dicemburui. Seseorang yang Allah telah berikan kepadanya Al Qur’an dan ia telah memabacanya di wakut siang dan malam, dan seorang lagi yang Allah berikan harta kekayaan dan ia telah membelanjakannya ( di jalan Alah ) siang dan malam. ( Muslim )

8- Abu Musa Al Ashari r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al Qur’an adalah seperti Utrujjah ( limau manis ) yang baunya menyenangkan dan rasanya manis, dan perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al qur’an adalah seperti buah tamar ( buah kurma ), yang tidak mempunyai bau akan tetapi rasanya manis. Dan perumpamaan seorang munafik yang membaca Al Qur’an adalah seperti raihan ( sejenis bunga ) yang baunya enak akan tetapi rasanya pahit dan perumpaman seorang munafik yang tidak membaca Al Qur’an adalah seperti hanzalah yang sama sekali tidak mempunyai bau, dan rasanya pahit. ( HR..Muslim)

9- Abdullah Ibnu Mas’ud r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang membaca satu huruf Al Qur’an maka akan menjadi satu amal kebaikan baginya, dan satu amal kebaikan diganjari ( oleh Allah ) dengan sepuluh kali ganda yang serupa dengannya. Aku tidak berkata bahwa Alif Lam mim adalah satu huruf, akan tetapi Alif adalah satu hruf yang terpisah, lam adalah satu huruf yang terpisah, dan mim adalah satu hruf yang terpisah. ( Tirmidzi )

10- Abu hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : belajarlah Al Qur’an dan bacalah ia. Karena sesunguhnya perumpamaan Al Qur’an adalah seperti seorang yang belajar Al Qur’an, membacanya ; dan berdiri membacanya ( dalam tahajjud), adalah seperti sebuah beg yang penuh berisi musk yang baunya tersebar ke segala arah karena ditiup angin. Perumpaman seorang yang membaca Al Qur’an dan tidur dan tidak membaca dalam shalat tahajjud smentara ia memiliki Al Quir’an dalam dirinya adalah seperti sebuah beg yang berisi musk yang mulutnya tertutup. ( HR.Muslim)

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 10

ZIKIR

MENGINGAT ALLAH TA’ALA

Menunaikan perintah-perintah Allah Ta’ala dengan penuh perhatian bahwa Allah Ta’ala adalah dihadapanku dan sedang melihat kepadaku

FADILAH AL QUR’AN

Ayat-ayat Al Qur’an

Allah SWT berfirman : Wahai manusia. Telah datang kepadamu ajaran dari Tuhanmu ( Al Qur’an yang memerintahkan segala yang baik dan melarang s...egala yang jahat ), dan sebagai obat yang ( penyakit kejahilan, kebimbangan, kemunafikan dan perbedaan-perbedaan pendapat dan seterusnya ) yang ada dalam hatimu sebagai petunjuk dan rahmat ( yang menjelaskan perkara-perkara yang halal dan perkara-perkara yang haram, dan seterusnya ) bagi orang beriman. Katakanlah : dengan karunia Allah dan rahmat Nya ( Islam dan Al qur’an ); biarlah mereka bergembira. Itulah yang lebih baik daripada apa ( harta ) yang mereka kumpulkan. ( Yunus 10 : 57-58 )

Allah SWT berfirman : Katakanlah Ruhul Qudus ( Jibril ) yang telah membawakan wahyu dari Tuhanmu dengan kebenaran, untuk menguatkan ( Iman ) orang-orang beriman, dan sebagai petunjuk dan khabar gembira kepada orang-orang muslim. ( An Nahl 16: 102 )

Allah SWT berfirman : Dan kami turunkan Al qur’an sebagai obat dan rahmat baju orang-orang yang beriman. ( Al Isra’ 17 : 82 )

Allah SWT berfirman : Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Al Kitab. ( Al An kabut 29:45 )

Allah SWT berfirman : Sesungguhnya ! orang-orang yang membaca kitab Allah, dan mendirikan shalat, dan yang menafkahkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka secara diam-diam dan secara terbuka, mereka mengharapkan suatu perniagaan yang tidak akan gagal yang mereka akan diganjari dengan ganjaran yang sempurna. (Fathir 35:29)

Allah SWT berfirman : Aku bersumpah demi terbenamnya bintang-bintang. Dan sesungguhnya itu adalah suatu sumpah yang amat besar, jikalau kamu mengetauhi. Sungguh ini adalah suatu bacaan yang sangat mulia ( Al Qur’an ). Dalam kitab yang terjaga baik. Yang tiada seorang boleh menyentuhnya kecuali mereka yang bersih. Sebuah wahyu dari Tuhan semesta alam. Adakah perkataan seperti ini yang kamu anggap tidak penting ? ( Al Waqiah 56: 75-81 )

Allah SWT berfirman : ( kehebatan Al Qur’an ini adalah sedemikian yang ) sekiranya kami turunkan qur’an ini ke atas sebuah gunung, kamu ( wahai Muhammad ) sungguh kamu akan melihatnya merunduk dan terbelah karena takutnya kepada Allah. ( Al Ashr 59 : 21 )

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 9

Hadits-hadits Nabawi

55- Abdullah Ibnu Mas’ud r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW meminta aku untuk membacakan Al Qur’an kepadanya. Saya berkata : Wahai Rasulullah ! apakah saya membaca Al Qur’an kepadamu, padahala ia diturunkan kepadamu ? Baginda SAW menjawab : hatiku sangat ingin mendengar dari bacaan seseorang yang lain. Maka saya membacakan ...kepadanya satu ‘ain dari surah An Nisa. Ketika saya sampai kepada ayat :

( Dan bagaimanakah dengan mereka, apabila kami menghadapkan setiap orang seorang saksi, dan kami menghadapkan engkau wahai Muhammad sebagai saksi terhadap mereka-mereka ini ( umatmu ). Baginda berkata : berhenti ! (cukuplah sekarang ) saya memperhatikan bahwa ia menangis dengan air matanya yang berlinangan. ( HR.Bukhari )

56- Abu hurairah r.a. meriwayatkan : Rasullulah SAW bersabda : apabila Allah menetapkan suatu perkara dilangit, maka para malaikat mengebaskan sayap-sayapnya karena takut dan berserah diri kepada firman Nya. Keputusan Allah SWT terdengar kepada mereka seperti bunyi rantai diatas batu karang yang licin. Apabila hati mereka berkurang ketakutannya, mereka bertanya satu sama lain : apa yang di firmankan oleh Tuhanmu ? mereka menjawab apa saja yang Dia firmankan adalah kebenaran, dan Dia adalah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (HR.Bukhari )

57- Abu salamah Ibnu Abdurrahman Ibnu Auf rahimahullah meriwayatkan : Abdullah Ibnu Umar dan Abdullah Ibnu Amr Ibnu Al Ash r.anhum bertemu satu sama lain di Bukit Marwah. Kedua mereka bercakap- cakap satu sama lain beberapa saat. Kemudian Abdullah Ibnu Amr pergi, dan Abdullah Ibnu Umar masih berada disana sambil menagis. Seorang bertanya kepadnya : Hai Abu Abdurrahman ! apa yang menyebabkan engkau menagis ? Ibnu Umar berkata : orang ini Abdullah Ibnu Amr baru-baru ini memberitahu saya bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda : seorang dalam hatinya ada kesombongan sebesar biji Zarrah, Allah akan melemparkannya ke dalam neraka. ( Musnad Ahmad, Tabrani dan Majam Uz Zawaid ).

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 8

DI ILHAMI DENGAN AL QUR’AN DAN HADITS

Ayat-ayat Al Qur’an

Allah SWT berfirman : ( Kepada Rasul Nya ) dan apabila mereka mendengar wahyu yang diturunkan kepada Rasul, engkau melihat air mata berlinangan karena pengetauhan mereka tentang kebenaran ( Al Qur’an ). ( Al maidah 5:83)

Allah SWT berfirman dan jikalau Al Qur’an dibacakan, dengarka...nlah dengan perhatian supaya kamu memperoleh rahmat. ( Al A’raf 7 : 204 )

Allah SWT berfirman : Ia ( hamba Allah yang dirahmati ) berkata kepada Musa a.s. : Jikalau engkau akan mengikuti aku ( untuk mendapat ilmu ), maka janganlah menanyakan apapun kepadaku sebelum aku sendiri yang mengatakan itu kepadamu. ( Al Kahfi 18 : 70 )

Allah SWT berfirman : Oleh karena itu berikanlah kabar gembira ( wahai Muhammad) kepada hamba – hamba Ku yang mendengarkan perkataan dan mengikuti yang terbaik diantaranya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk Allah dan mereka itulah orang-orang yang berpengetauhan. ( Az Zumar 39:17-18 )

Allah SWT berfirman : Allah telah mewahyukan ajaran yang terindah berupa kitab, ( dimana janji—janji tentang pahala ) yang terjalin satu sama lain ( dengan peringatan-peringatan tentang azab ) dimana ( ketika mendengarkan tentangnya ) kulit orang yang-orang yang takut kepada Tuhannya bergetar, kemudian daging dan hati mereka menjadi lembut karena mengingat Allah. ( Az Zumar 39 :23 )

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 7

51- Anas r.a. meriwayatkan : Kami sedang duduk depan pintu Rasulullah saw , dan sedang bermuzakarrah sedemikian rupa sehingga seorang membaca sebuah ayat Al Qur’an, dan yang lain membaca ayat yang lain untuk membenarkan argumennya (maka sejenis pertengkaran telah terjadi). Dan tak disangka-sangka Rasulullah saw datang. Mukanya merah (karena mara...h), seolah-olah buah delima yang terpencet pada mukanya, dan ia berkata : Hai manusia! Aapakah kamu dihantar ke dalam dunia ini untuk bertengkar, atau apakah kamu diperintahkan untuk berbuat demikian? Janganlah kamu menjadi kafir, dengan bertengkar karena ini menyebabkan kamu membunuh satu sama lain sesudah aku meninggalkan dunia ini ( karena perbuatan seperti ini tanpa kecuali membawa kepada kekufuran). ( Tabrani dan Majma-uz-Zawaid).

52. ‘Abdullah ibnu ‘Abbas r.anhuma meriwayatkan sabdaan Rasulullah SAW : Isa a.s. berkata: Segala perkara ada tiga macam : Suatu perkara yang menyatakan arah dan sifatnya dengan jelas, maka ikutilah; dan suatu perkara yang menyatakan malapetaka dan kejahatan dengan jelas, maka hindarilah; dan suatu perkara yang baik kebaikan dan keburukannya terbukti, maka rujukkan masalahnya kepada seorang ‘alim. (Tabrani dan Majma-uz-Zawaid).

53- Ibnu ‘Abbas r.anhuma meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Waspadalah kamu tentang meriwayatkan hadis yang berasal dariku, sehingga kamu mengetahui dengan kepastian bahwa itu berasal dariku; karena barangsiapa yang berbohong tentangku dengan sengaja, bersiap-sedialah baginya untuk menempah tempat tinggalnya dalam api (neraka). Dan barangsiapa yang menafsirkan Al Qur’an menurut kehendak dan pendapatnya tanpa berlandaskan pada ilmu dan rujukkan, maka biarkan ia menyediakan bagi dirinya sendiri tempat tinggal dalam api (Neraka). (Tirmidzi).

54- Jundub r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang menafsirkan Al qur’an mengikut pendapatnya sendiri dan bahwa boleh jadi benar ; meskipun demikian ia telah bersalah. ( Abu Daud )

Catatan : ini bermakna seorang yang menafsirkan Al Qur’an dari pendapat dan kebijaksanaannya sendiri dan boleh terjadi benar; bahkan demikian ia telah bessalah, karena ia tidak mempunyai sandaran untuk tafsirnya ini pada hadis Nabi SAW dan ulama dari umat ini.