Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Saturday, November 12, 2011

Tanda Tanda Wustha Yang Muncul pada Zaman Sekarang IX

Meninggal Dengan Mendadak (Penyakit Mati rasa atau Gerak)



Dari Anas bin Malik ra  bahwa Rosululloh saw bersabda "Di antara tanda tanda kiamat adalah meninggal dengan mendadak." (HR. Thabrani)

Ini adalah sebagian tanda kiamat yang telah muncul dan akan terus bertambah setiap kali kita makin dekat dengan kiamat. Hal ini dimaksudkan agar kita memerhatikan orang orang di sekitar kita dan menghitung orang orang yang meninggal dunia karena penyakit ini. Selain itu, agar kita mengadakan perbandingan antara kita dan generasi yang lalu. Dari sini, kita akan mengetahui bahwa penyakit ini selalu bertambah setiap hari, bahkan berlipat lipat jika dibandingkan dengan yang telah lalu.

Pasar Pasar Berdekatan



Dari Abu Hurairah ra bahwa Rosululloh saw bersabda "Kiamat tidak akan terjadi hingga muncul berbagai fitnah, banyak kebohongan, dan pasar pasar berdekatan." (HR Ahmad)

Makna dari berdekatannya pasar pasar tersebut adalah makin dekatnya jarak karena cepatnya perjalanan atau pergi ke pasar tersebut. Pada zaman Rosululloh saw, orang orang yang pulang pergi dari pasar pasar di Mekah dan Medinah ke pasar pasar di negeri Syam membutuhkan waktu empat bulan. Sekarang dengan sarana transportasi yang memadai, jarak itu makin dekat, kira kira hanya dua atau tiga jam dengan pesawat terbang dan satu hari dengan transportasi darat modern. Selain itu, juga bermakna merebaknya pasar. Di setiap kota, di mana pun, tidak hanya terdapat satu pasar, tetapi puluhan pasar. Bahkan, di setiap desa terdapat lebih dari satu pasar hingga berdekatan antara satu dan yang lain. Dengan demikian, benarlah apa yang dikatakan Rosululloh saw.

Tanda Tanda Wustha Yang Muncul pada Zaman Sekarang VIII

Tersebarnya Kitab, Penulisan dan Pena



Dari Ibnu Mas'ud ra bahwa Rosululloh saw bersabda "Sungguh, menjelang kiamat akan terjadi pemberian salam yang khusus (kepada orang yang dikenal saja), merebaknya perdagangan, pemutusan tali silaturahmi, munculnya saksi palsu, menutupi saksi yang benar, dan munculnya pena (tulisan)." 
(HR Ahmad)

Yang dimaksud dengan munculnya pena atau tulisan adalah munculnya ilmu karena ilmu tidak akan muncul, kecuali dengan pena. 

Alloh SWT berfirman : "

"Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar manusia dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (QS Al Alaq : 1-5)

Maka dari ayat di atas menunjukkan pada hasilnya, yaitu penyebaran ilmu dan kitab dengan penyebaran yang luas. Inilah yang kita lihat di zaman kita sekarang, ilmu telah mencapai derajatnya yang tinggi dan kitab tersebar dengan luas. Sekarang, semua orang bisa mendapatkannya melalui percetakan, kamera dan alat sejenisnya.

Bukankah semua ini menunjukkan bahwa Rosululloh saw tidak berbicara menuruti hawa nafsunya, kecuali wahyu yang diwahyukan kepadanya ? Siapa yang mengajarkan semua ini, padahal beliau hidup di zaman yang kita tidak menemukan orang bisa membaca atau menulis, alat alat tulis dan lembaran lembaran kitabnya terbuat dari kulit yang disamak ?

Friday, November 11, 2011

Tanda Tanda Wustha Yang Muncul pada Zaman Sekarang VII

Berpakaian Sutra dan Menghalalkan Minuman Keras



Rosululloh saw bersabda :

Sungguh akan terjadi dalam umatku suatu kaum yang menghalalkan kemaluan wanita, sutra, minuman keras (khamar), dan alat alat musik." (HR Turmudzi)

Dari Imran bin Al Hashin ra bahwa Rosululloh saw bersabda, "Sungguh, di dalam umat ini akan terjadi penenggelaman, penghapusan, dan pemuntahan." Seorang bertanya "Ya Rosululloh, kapan itu akan terjadi ?" Beliau menjawab "Jika telah muncul banyak budak, alat musik, dan khamar mulai diminum." (HR Turmudzi)

Dari Abu Umammah Al Bahiliy bahwa Rosululloh saw bersabda "Malam tidak akan pergi hingga ada suatu golongan pada malam itu meminum khamar. Mereka menamakannya bukan dengan namanya." (HR Ibnu Majjah)

Al Hir : adalah kemaluan wanita. Jadi, maksud dari hadits tersebut adalah menghalalkan kemaluan wanita atau zina.

Al Mash : di dalam umat Muhammad saw tidak akan terjadi penghapusan yang sebenarnya, tetapi Alloh SWT akan menghapus hati umat ini atau menghapus sifat sifat yang mulia dan menggantinya dengan sifat sifat yang tidak manusiawi.  Dengan demikian, kondisi mereka seperti orang orang kafir yang menghalalkan perzinaan, minuman keras (khamar), makan daging babi, dan semua yang diharamkan oleh Alloh SWT. Padahal, Alloh SWT telah mengumpamakan orang orang kafir dengan binatang, bahkan lebih sesat jalannya.

...Dan orang orang yang kafir itu bersenang senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka. (QS Muhammad : 12)

Sekarang telah muncul banyak alat musik dan wanita yang suka bersolek dalam bentuk kemaksiatan di depan jutaan manusia melalui layar televisi. Sedangkan, minuman keras (khamar) telah dihalalkan dengan berbagai nama baru sebagaimana diterangkan dalam hadits Nabi saw. Sekarang berapa banyak nama minuman keras itu ?

Thursday, November 10, 2011

Tanda Tanda Wustha Yang Muncul pada Zaman Sekarang VI




Mengikuti Cara Cara Orang Kafir


Hal ini telah terjadi pada masa kita sekarang ini, bahkan lebih dari sekedar meniru, tetapi sudah menjadi taklid. Umat Islam meniru gaya orang orang kafir dalam berpakaian, berbicara, berbuat, dan mengagumi sebagian dari mereka hingga sampai pada taklid buta.

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rosululloh saw bersabda :

Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengambil (meniru) umat sebelumnya, setapak demi setapak atau sejengkal demi sejengkal. Dikatakan kepada beliau, apakah seperti orang orang Persia dan Romawi ? Maka beliau menjawab "dari semua manusia, tidak terkecuali mereka" (HR Bukhari)

Dalam Musnad Imam Ahmad disebutkan "Seandainya mereka masuk ke dalam lubang biawak pun akan kalian ikuti". Maka kami bertanya, "Apakah mereka itu Yahudi dan Nasrani ? Beliau menjawab "Lalu siapa lagi ?"

Ucapan Rosululloh saw, setapak demi setapak, sejengkal demi sejengkal, dan masuk ke dalam lubang, menunjukkan pada taklid buta. Semua ini termasuk tanda tanda kiamat dan sekarang kita hidup dalam taklid ini. Bukankah hal ini sudah cukup sebagai bukti dekatnya kiamat ? Karena tanda tanda wustha ini dekat dengan tanda tanda kubra. Wallahu a'lam.

Tuesday, November 8, 2011

Tanda Tanda Wustha Yang Muncul pada Zaman Sekarang V

Hilangnya Amanat

Ketika Rosululloh saw sedang berada dalam suatu majelis dan membicarakan suatu kaum, tiba tiba datang seorang Arab pedalaman dan bertanya, "Kapan kiamat akan terjadi ?" Rosululloh saw meneruskan pembicaraannya. Sebagian kaum mengatakan bahwa beliau mendengar apa yang dikatakan orang itu, tetapi tidak suka dengan apa yang diucapkan orang tersebut. Sebagian yang lain mengatakan bahwa beliau tidak mendengarnya hingga menyelesaikan pembicaraannya dan bertanya, "Mana orang yang bertanya tentang kiamat tadi ?" Orang itu berkata "Inilah aku, wahai Rosululloh." Kemudian, Rosululloh saw bersabda "Jika amanat telah hilang, tunggulah saatnya." Orang itu bertanya lagi, "bagaimana hilangnya amanat ?" Beliau menjawab "Jika suatu perkara diserahkan kepada yang bukan ahlinya, tunggulah kehancurannya." (HR Hakim)

yang dimaksud amanat di sini bukanlah seseorang memberikan sesuatu kepada orang lain, dan ketika pulang, orang itu menyerahkan kembali harta yang dititipkan kepadanya itu. Maksud amanat di sisni mencakup segalanya : harta yang ada pada kita adalah amanat, hukum adalah amanat, serta isteri, anak anak, rezeki, dan iman adalah amanat. Segala sesuatu yang diciptakan Alloh SWT di dunia ini bukanlah milik kita. Semua itu adalah amanat yang diberikan Alloh SWT kepada kita. Jika kita menghilangkan amanat ini atau mengikuti hawa nafsu, itu lah yang disebut "hilang" sebagaimana dimaksudkan dalam hadits tersebut yang menjadi salah satu tanda kiamat.

Tanda Tanda Wustha Yang Muncul pada Zaman Sekarang IV

Makan Riba

Di antara tanda tanda kiamat, sebagaimana yang disebutkan nabi saw adalah tersebarnya riba di dalam umat Muhammad, yang akan menimpa manusia. barangsiapa yang tidak memakannya, ia akan terkena hamburannya.
Dari Abu Hurairah ra bahwa Rosululloh saw bersabda :

"Sungguh akan datang suatu zaman yang tidak tersisa seorang pun di dalamnya, kecuali memakan riba. Jika tidak memakannya, ia akan terkena hamburannya. (HR Hakim)

Sekarang ini, sudah bukan rahasia lagi bahwa umat manusia telah banyak yang memakan riba, dengan alasan karena terpaksa. Padahal, dalam keadaan darurat, bukan berarti seseorang diperbolehkan memakan riba. Alloh SWT telah berjanji untuk memerangi para pemakan riba dan memberi azab yang pedih kepada mereka.
Hai orang orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa Alloh dan Rosul Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba) maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiaya.
(QS Al Baqarah : 278-279)




Tanda Tanda Wustha Yang Muncul pada Zaman Sekarang III

Melimpahnya Harta Benda

dari Abu Hurairah ra bahwa Rosululloh saw bersabda "Kiamat tidak akan terjadi kiamat hingga banyak harta di antara kalian, bahkan melimpah sehingga pemilik harta itu bingung siapa yang akan menerima sedekahnya. Maka, dipanggillah seseorang kepadanya, tetapi ia mengatakan, aku tidak membutuhkannya." (HR Bukhari)

Sampai sekarang belum diketahui bahwa harta telah melimpah dan manusia menolak untuk mengambil zakat, kecuali pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz. Ketika itu, orang orang yang dikirim ke Afrika, kembali masih membawa harta mereka karena di sana (Afrika), mereka tidak mendapatkan orang yang mau mengambil zakat mereka disebabkan melimpahnya harta.

Kejadian ini hanya berlangsung selama dua tahun. Akan tetapi, di akhir zaman dan setelah terbitnya matahari dari barat nanti, harta akan makin berlimpah. Setelah manusia yakin bahwa kiamat telah dekat (seperti siku dengan ujung jari), bahkan lebih dekat lagi, ia mengeluarkan harta simpanannya yang belum pernah dizakati karena takut dengan dekatnya kiamat. Namun, pada waktu itu, orang orang fakir pun tidak mau mengambilnya karena mereka melihat sebagaimana para pemilik harta itu melihat terbitnya matahari dari arah barat sehingga tahu bahwa kiamat telah dekat.

lalu, apa yang akan mereka perbuat dengan harta itu, sedangkan maut dan kiamat telah dekat ? Sebagian besar mufasir mengatakan bahwa hal ini akan terjadi pada masa Isa as dan Al Mahdi as.

Kita akan kembali dengan hadits yang membahas hal ini dalam artikel yang membahas tanda tanda kiamat kubra nanti.