There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Wednesday, April 11, 2012

Peperangan Kaum Muslimin Melawan Yahudi

Permusuhan orang orang Yahudi terhadap kaum muslimin telah terjadi sejak lama, yaitu sejak pengutusan Rosululloh saw. Menurut orang yang mencermati sejarah perjalanan Rosululloh saw, permusuhan itu dimulai setelah beliau hijrah ke Madinah. 

Segala yang dikerjakan orang orang Yahudi pada saat itu hanyalah untuk mendustakan ajaran ajaran Rosululloh saw dan melanggar perjanjian atau ketetapan yang telah mereka sepakati bersama Rosululloh saw.

Permusuhan itu sampai saat ini masih tersisa dan tertanam di dalam jiwa mereka. Mereka melawan kaum muslimin sehingga mereka menduduki bumi suci di Palestina dengan bantuan Inggris pada tahun 1948. Mereka juga berusaha menguasai tempat tempat suci dan Masjidil Aqsha, bahkan berusaha menghancurkannya dengan dalih bahwa di bawah masjid itu terdapat patung Sulaiman yang merupakan warisan mereka.

Mereka juga menganggap bahwa hal itu merupakan bagian dari akidah mereka. Oleh karena itu, mereka berusaha menguasainya. Jika kita perhatikan, seolah olah Alloh SWT sengaja mengumpulkan mereka di bumi suci itu setelah sekian lama mereka bercerai berai dan tersebar di setiap negara. Semua itu dilakukan hanyalah untuk mengukum mereka pada akhir zaman nanti dengan hukuman yang pasti dan tidak dapat dihindari sebagaimana telah dijanjikan oleh Alloh SWT  dan RosulNya. Mungkin seseorang akan bertanya, bagaimana ketetapan itu dapat berjalan dengan sempurna setelah orang orang Yahudi mendirikan negara Israel dan memiliki senjata pemusnah massal yang akan melindungi mereka dari perlawanan kaum muslimin, sedangkan mereka yakin bahwa seluruh dunia, kecuali Arab dan negara negara Islam, akan menopang atau membantu mereka, baik secara moral maupun material, dengan segala kemungkinan ?

Jawabannya adalah pandangan ini berasal dari pandangan manusia, sedangkan apa yang ada pada Alloh SWT, kita tidak mengetahuinya. Meskipun demikian, kita mengetahui Alloh SWT memberitahukan bahwa kita akan menghukum mereka pada akhir zaman nanti, ketika janji akhirat telah datang.

Alloh SWT berfirman :

".... dan apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua, Kami datangkan orang orang lain untuk menyuramkan muka muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh musuhmu memasukinya pada kali yang pertama dan untuk membinasakan sehabis habisnya apa saja yang mereka kuasai." (QS : Al Isra' : 7)

Bagaimana kondisi ini berubah ? Bagaimana keseimbangan itu bisa berbalik ? Bagaimana pula kekuatan dapat berganti ? Jawabnya hanya ada pada Alloh SWT.

"... dan masa kejayaan dan kehancuran itu Kami pergilirkan di antara manusia agar mereka mendapat pelajaran... " (QS Ali Imran : 140)

Sungguh, kiamat tidak akan terjadi hingga Alloh SWT menghukum orang orang Yahudi atas kesesatan dan kefasikan mereka karena mengubah ajaran dan syariat Alloh di bumi dengan rekaan mereka, membantah atau menolak kitab kitab samawi, membunuh para nabi, dan berbuat kemungkaran yang telah diharamkan oleh Alloh SWT.

Telah dilaknati orang orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka perbuat itu. (QS Al Maidah : 78 - 79)

 Sebagaimana Alloh SWT telah memberikan kepada mereka kenikmatan dan kenyamanan, pada suatu hari nanti, kondisi akan membalikkan mereka. Berkumpulnya mereka di Palestina justru menunjukkan kebenaran Rosululloh saw bahwa kaum muslimin akan membunuh mereka semua hingga batu dan pohon pun ikut nerbicara, memberitahukan kaum muslimin, "Ada seorang Yahudi yang berada di belakangku maka bunuhlah dia."

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rosululloh saw bersabda "Kiamat tidak akan terjadi hingga kaum muslimin dan Yahudi saling berperang dan kaum muslimin membunuh mereka serta orang Yahudi bersembunyi di belakang batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata "Hai orang muslim dan hamba Alloh, ada seorang Yahudi di belakangku, bunuhlah dia,' kecuali pohon gharqad karena ia adalah pohon orang Yahudi." (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Ibnu Umar ra bahwa Rosululloh saw bersabda :

Kalian akan memerangi orang orang Yahudi dan menghancurkan mereka sehingga batu berkata kepada seorang muslim "ada seorang Yahudi dibelakangku, bunuhlah dia !" (HR Bukhari dan Muslim)

Dari kedua hadits di atas kita dapat mengetahui bahwa peperangan melawan mereka (Yahudi) merupakan sesuatu yang pasti terjadi dan tidak diragukan lagi karena Rosululloh saw telah memberitahukan perkara ini kepada kita. Berkumpulnya mereka di tanah Palestina menunjukkan dalil yang kuat atas atas kebenaran hadits tersebut. Apa yang mereka perbuat sekarang ini membuat orang orang mukmin marah dan benci. Benarlah ayat yang menyebutkan bahwa kaum muslimin akan memasuki Masjidil Aqsha sekali lagi, lalu membebaskannya dari tangan Yahudi dan membalas apa yang telah mereka perbuat, bahkan lebih dari itu.

Pertanyaannya sekarang adalah, kapan hal itu akan terjadi ? Kita telah berada dalam tekanan orang orang Yahudi lebih dari lima puluh tahun, yaitu sejak tahun 1948. Mereka tidak pernah beristirahat memusuhi kita hingga Alloh SWT mendatangkan hukuman yang sempurna buat mereka. Saya tidak yakin perkara ini akan muncul atau terjadi dari dua kemungkinan. Pertama, kondisi ini akan terjadi menjelang tanda tanda kubra atau sebelum matahari terbit dari barat, asap menyelimuti bumi, munculnya binatang (dabbah) melata dari bumi, dan dajjal. Jika tanda tanda kubra sudah mulai, mereka tidak mempunyai wujud dan kehidupan lagi. Kedua, kondisi ini akan terjadi pada masa dajjal dan Isa as. Pada saat itu, manusia terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok orang orang beriman yang mengikuti Isa as dan kelompok lain, yang mengikuti dajjal, di antaranya orang orang Yahudi. Kemudian, Alloh SWT memenangkan Isa as atas dajjal dan orang orang yang mengikutinya (Yahudi, orang orang kafir, dan orang orang fasik). Pembahasan tentang hal ini akan kita bicarakan nanti ketika membahas dajjal yang cacat. Semua itu ilmunya hanya pada Alloh SWT. Meskipun demikian, berkumpulnya orang orang Yahudi di Palestina, di tengah negara negara Arab muslim merupakan bukti yang kuat bahwa peristiwa tersebut akan terjadi dan datangnya kiamat sudah dekat.

No comments:

Post a Comment