There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Friday, April 16, 2010

Cuci Gudang


Pada akhir zaman dunia ini, manusia yang diciptakan oleh Allah Swt pun adalah generasi terakhir. Maka diibaratkan zaman cuci gudang. Allah Swt telah mengobral pahala kepada manusia. Satu contoh : Bacaan tasbih seorang mukmin akan menjadi satu pepohonan di Surga. Barangsiapa mengamalkan sunnah Nabi saw akan mendapat pahala 100 mati syahid. Barangsiapa berinfaq di jalan Allah Swt maka akan dilipat gandakan pahalanya sampai 700 ribu kali. Dan masih banyak contoh yang lainnya.

Cuci gudang pahala ini dilakukan karena usia dunia sudah sangat tua dan mendekati akhir. Tidak akan pernah diciptakan lagi generasi manusia setelah hari ini. Pun demikian kerja yang paling besar dan mulia (dakwah) telah di wariskan Nabi saw kepada ummat akhir zaman. Padahal jika kita melihat kondisi kita, sungguh sangat tidak pantas mengemban tugas nubuwwah ini.

Yah..pahala telah di obral. Cuci gudang sedang berlangsung untuk zaman akhir ini. Hanya kita mesti pandai-pandai memilah barang mana yang benar-benar berkualitas dan barang mana yang “BS” atau bermutu rendah. Segalanya ada di cuci gudang akhir zaman ini. Jika kita pandai memilih keberuntungan terbesar yaitu jaminan kesuksesan masa depan kehidupan akhirat yang haqiqi dan selama-lamanya. Tapi jika kita memilih kehidupan dunia dan terbius olehnya maka bersiaplah menerima kualitas barang paling buruk yaitu adzab neraka yang pedih dan tak kenal henti. “Silahkan pilih.”

No comments:

Post a Comment