Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Monday, November 25, 2013

Kenikmatan Kenikmatan Yang Dijanjikan 1



Sifat kenikmatan surga bersifat abadi. Selain itu, rasa kenikmatannya pun tidak bisa dibayangkan oleh perasaan lahir manusia saat ini. Karena kenikmatan dunia berbeda dengan kenikmatan surga di akhirat. Sekalipun nama kenikmatan sama namun sifat dan jangkauannya jelas berbeda. Nikmat surga jauh lebih besar berkali lipat kenikmatan yang biasa dirasakan makhluk Nya saat di dunia.

Dalam Hadits riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda :

"Allah SWT berfirman : 'Aku sediakan bagi hamba hamba Ku yang sholeh kenikmatan yang tidak bisa dijangkau oleh mata, didengar oleh telinga, dan tidak terbetik oleh hati seorang manusia.' Bacalah oleh kalian ayat yang berbunyi, 'Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.' (QS As sajdah : 17)."

Di surga juga terdapat bidadari bidadari cantik bermata bening yang siap melayani seluruh penghuni surga. Mereka adalah bidadari pilihan yang suci. Tidak pernah kencing, tidak pernah buang air besar, menebar semerbak wangi, tidak haid, nifas dan melahirkan, sebagaimana halnya wanita dunia. Apabila mereka mendatangi pasangannya, pasangannya itu mendapatinya sebagai seorang bidadari yang perawan.

Di surga pun tersedia makanan dan minuman enak enak. Semua makanan dan minuman para penghuni surga disuguhkan oleh pelayan pelayan surga yang berusia muda yang tetap muda. Mereka itulah yang disebut Al Quran sebagai wildan mukhalladun yang kelak selalu mengelilingi para majikannya.

Sungai sungai jernih mengalir tumpah ruah di surga. Ada sungai air, sungai susu, sungai arak, sungai madu dan seterusnya. Semua boleh dinikmati penghuni surga tanpa ada perhitungan dan pertanggung jawaban apapun lagi dari Allah SWT seperti halnya ketika mereka hidup di dunia.

Allah SWT berfirman :

Tetapi orang orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka mendapat tempat tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat tempat yang tinggi, di bawahnya mengalir sungai sungai. Allah berjanji dengan sebenar benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji Nya. (QS Az Zumar : 20).

Pakaian ahli surga adalah sutra yang berhiaskan emas permata, berkalungkan emas, dengan istana megah dan mewah. Bahasa percakapan antar penghuni surga adalah bahasa yang lembut, sopan, santun dan bukan perkataan jijik atau ucapan yang menimbulkan dosa. Betapa ini pertanda kesantunan dan kelembutan para penghuni surga.

Semua kenikmatan surga benar benar nyata dirasakan seluruh penghuninya tanpa terkecuali. Seluruh kenikmatan yang dijanjikan itu digambarkan dalam Al Quran Surah Al Waqi'ah ayat 14 sampai 26. 

Allah SWT berfirman :

Dan segolongan kecil dari orang orang yang kemudian, mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan diatasnya dengan berhadap hadapan. Mereka dikelilingi anak anak muda yang tetap muda. Dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari mata air yang mengalir, mereka tidak pening, tidak pula mabuk, dan buah buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. Dan di dalam surga ada bidadari bidadari  bermata jeli, laksana mutiara tersimpan baik. Sebagaimana balasan bagi apa yang mereka kerjakan. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan sia sia, dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, tetapi mereka mendengar ucapan salam. (QS Al Waqi'ah 14-26).

Tidak hanya itu. Kenikmatan lain di surga digambarkan dengan begitu indah pada ayat berikutnya di Surah yang sama. Semua itu diperuntukkan bagi mereka yang disebut Allah SWT sebagai golongan kaum kanan, yaitu mereka yang menerima laporan amal kebaikan dengan tangan kanan mereka sebagai pertanda amal kebaikan mereka lebih banyak daripada keburukan mereka.

Allah SWT berfirman :

Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri dan pohon pisang yang bersusun susun buahnya, dan naungan terbentang luas, dan air tercurah dan buah buahan yang banyak, tidak berhenti buahnya, tidak terlarang mengambilnya, dan kasur kasur tebal lagi empuk. Sungguh Kami menciptakan mereka (bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, Kami ciptakan mereka untuk golongan kanan. (QS Al Waqi'ah : 27-38).

Selain kenikmatan jasmaniah, penghuni surga juga di anugerahkan kenikmatan rohaniah berupa kelapangan, ketenangan dan perasaan damai luar biasa sehingga terbebas dari kegundahan maupun keresahan hati.

Allah SWT berfirman :

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap hadapan di atas dipan dipan. (QS Al Hijr : 47).

Inilah kenikmatan istimewa yang diberikan Allah SWT kepada mereka yang beriman dan bertakwa sebagai bukti keluasan rahmat Nya. Semua kenikmatan itu sekaligus menjadi bukti kebenaran janji Allah SWT. Sungguh Allah SWT sekali kali tidak akan menyia nyiakan keimanan yang tulus dan pengorbanan suci hamba hamba Nya yang beriman dan bertakwa kepada Nya.


No comments:

Post a Comment