There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Tuesday, March 22, 2011

Hadits tentang Wanita ke 5

TIDAK SAH SEORANG WANITA MENSYARATKAN KEPADA SUAMINYA UNTUK TIDAK MENIKAH LAGI SETELAH SUAMINYA MENINGGAL

عَنْ أُمِّ مُبَشِّرٍ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ امْرَأَةَ الْبَرَاءِ بن مَعْرُورٍ، فَقَالَتْ: إِنِّي شَرَطْتُ لِزَوْجِي أَنْ لا أَتَزَوَّجُ بَعْدَهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (( إِنَّ هَذَا لا يَصْلُحُ )).


22. Dari Ummu Mubasyir, bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam melamar mantan istri al-Bara bin Ma'rur; lalu wanita itu berkata: "Sesungguhnya saya telah mensyaratkan kepada suami saya untuk tidak menikah lagi sepeninggalnya." Maka Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya hal ini tidak benar." (HR. Thabrani; HASAN)


HARAMNYA SEORANG WANITA MEMINTA CERAI PADA SUAMINYA ATAU KHULU' TANPA SEBAB


عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (( أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا الطَّلَاقَ فِي غَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّةِ )).


23. Dari Tsauban berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Wanita mana saja yang meminta kepada suaminya cerai tanpa ada sebab yang jelas, maka haram baginya wangi syurga." (HR. Ibnu Majah; SHAHIH)


BOLEHNYA GADIS-GADIS KECIL UNTUK BERNYANYI DAN MEMAINKAN DUFF DALAM ACARA PERNIKAHAN DAN YANG SEMISALNYA DIMANA ADA LAKI-LAKI YANG MENDENGARNYA


عَنْ الرُّبَيِّعِ بِنْتِ مُعَوِّذٍ قَالَتْ: دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَدَاةَ بُنِيَ عَلَيَّ، فَجَلَسَ عَلَى فِرَاشِي كَمَجْلِسِكَ مِنِّي وَجُوَيْرِيَاتٌ يَضْرِبْنَ بِالدُّفِّ يَنْدُبْنَ مَنْ قُتِلَ مِنْ آبَائِهِنَّ يَوْمَ بَدْرٍ حَتَّى قَالَتْ جَارِيَةٌ: وَفِينَا نَبِيٌّ يَعْلَمُ مَا فِي غَدٍ. فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (( لَا تَقُولِي هَكَذَا وَقُولِي مَا كُنْتِ تَقُولِينَ )).


24. Dari Rubayyi' binti Mu'awidz berkata: Nabi menemuiku pada hari pernikahan 'Ali, lalu beliau duduk di atas kasurku seperti tempat dudukmu dariku dan ada gadis-gadis kecil yang memukul duff dan memuji orang-orang yang terbunuh dari bapak-bapak mereka saat perang Badr; bahkan salah seorang dari mereka mengatakan: dan diantara kami ada seorang nabi yang tahu apa yang akan terjadi esok. Maka Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Jangan kalian katakan seperti ini, dan katakanlah apa yang tadinya kalian katakan." (HR. Bukhari)

No comments:

Post a Comment