Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Saturday, July 24, 2010

Belajar Dari Lebah

Lebah adalah binatang yang mengagumkan dan mempunyai Karakter yang bagus, sehingga diabadikan sebagai nama salah satu surah dalam Al-Qur’an. Jika kita pergi ke ladang-ladang atau taman-taman bunga, di sana akan belajar nikmat lebah yang mengambil madu dari sari bunga. Sama seperti nikmatnya, bungalah yang memberi lebah itu madunya. Karena bagi bunga lebah adalah mata air kehidupan, Dan lebah bagi bunga adalah utusan yang penuh rasa cinta, Sementara bagi keduanya, lebah dan bunga yang memberikan nikmatnya adalah kebutuhan mereka.

Bebarapa point yang perlu diambil pelajaran dari lebah adalah mulai dari cara pengorganisasian struktur kehidupan koloni, membangun sarang dengan pemilihan bahan yang tepat dan desain matematika yang rumit, serta hasil kerja mereka yang amat sempurna dan berguna bagi manusia. Segi prouduknya, Lebah bisa menghasilkan madu sangat beragam jenisnya, mulai dari madu biasa sampai madu yang sangat baik, lezat dan mahal harganya.

Mereka hidup mengikuti sebuah tatanan yang sangat rapi dengan sistem pembagian tugas yang jelas. Tiap jenis lebah menjalankan peran dan fungsi masing-masing sehingga menghasilkan sebuah harmonisasi kehidupan koloni mereka.

Sebuah tatanan kehidupan koloni lebah yang tertata rapi ini, yang perlu kita contoh yang dalam komunitas umat Islam. Lebah membangun koloni dengan 5 hal yaitu memulai dengan mencari ilmu, mengamalkan ilmunya, pembelaan lebah, hidup bersama dalam satu koloni dan ketaatan.

1) Mencari ilmu
Lebih adalah binatang yang cerdas dan berilmu tinggi. Kalau ukuran manusia, ilmu lebah beragam: bisa memilah jenis bunga untuk menghasilkan jenis madu yang berkualitas, ilmu Arsitek dan matematika untuk membangun rumah yang indah dan njlimet, ilmu pengobatan, ilmu social, ilmu pemerintahan dan kepemimpinan, dll.

Pada musim panas lebah pekerja terbang dari bunga ke bunga mengisap cairan manis yang disebut nektar dengan lidahnya yang panjang seperti pipa. Lebah ini hinggap pada beribu-ribu bunga tiap hari dan menempuh jarak puluhan kilometer. Seekor lebah yang menemukan bunga yang penuh dengan nektar akan kembali ke sarangnya. Kemudian dia menari-nari di udara. Gerakannya ini sebagai bentuk amar ma’ruf pada lebah-lebah yang lain yaitu memberi tahu tempat bunga-bunga yang terdapat banyak nektar. Lebah tidak akan menyimpan sumber ilmu berupa nectar untuk disimpan sendiri, semua diberitahu. Seharusnya orang muslim yang banyak ilmu juga begitu, tidak menyimpan ilmu untuk dirinya. Ironisnya banyak orang berilmu agama malah menukar ilmunya dengan dunia.

2) Mengamalkan ilmu
Lebah akan selalu mengamal setiap ilmu yang dimiliki. Setelah mendapat nectar, lalu lebah membawa nektar kembali ke sarang dalam kantong madunya. Nektar dalam kantong madu ini beratnya dapat mencapai setengah kali berat lebah sendiri. Kemudian nectar-nektar ini diolah menjadi berbagai jenis madu sesusai jenis bunga.

3) Pembelaan Lebah
Dalam ”strata sosial” kehidupan lebah terdapat tiga kasta yakni lebah ratu, lebah pekerja, dan lebah jantan (drones). Setiap jenis lebah mempunyai tugas masing-masing, semua bekerja dan membela sesuai proprosinya, tidak ada yang saling iri, saling dengki atau benci satu sama lain.

Lebah Ratu adalah pimpinan tertinggi dan pusat dalam struktur organisasi koloni lebah. Dengan ukuran tubuh paling besar di antara anggota koloni, ratu merupakan satu-satunya lebah betina dalam sarang yang berkembang biak.

Lebah Pekerja adalah lebah betina yang mandul, tidak bisa berkembang biak. Tugasnya hanya bekerja, mencari nektar sebagai bahan membuat madu, membuat rumah, membersihkan rumah dari sarang yang menggangu, menjaga ratu, dll. Semua pekerjaan dikerjaan oleh lebah pekerja.

Lebah jantan tugasnya ”hanyalah” menyumbang sperma, alias kawin dengan sang ratu yang memang memiliki sifat poliandri (banyak suami). Setelah melaksanakan tugas kawin dengan sang ratu, lebah jantan biasanya mati. Lebah jantan ini jumlah populasinya paling kecil dalam koloni dan tak punya kewajiban bekerja. Jadi lebah jantan hanya “Nganggur ngethekur” menunggu untuk memberikan sperma nya pada lebah ratu.

4) Hidup bersama dalam satu koloni
Paling sedikit ada 10.000 macam lebah. Yang paling terkenal adalah lebah madu dan tawon besar. Lebah-lebah ini menghasilkan lilin dan madu. Lebah madu dan tawon besar tinggal bersama dalam kelompok besar yang disebut koloni. Satu koloni lebah madu dapat terdiri dari 30.000 sampai 80.000 ekor. Dalam koloni terdapat banyak pekerja,tetapi hanya ada seekor ratu. Satu koloni tinggal dalam sebuah sarang. Lebah biasanya membuat sarang dalam pohon berlubang atau dalam gua. Lebah pekerja membuat sarang dari lilin.

Ini bisa menjadi contoh umat Islam untuk meniru lebah dalam hidup berkoloni, ada berbagai jenis/tipe manusia tapi hanya ada satu pemimpin yang ditaati. Ngga perlu semua harus memerintah, cukup lebah ratu yang memerintah, semua lebah pekerja melaksanakan tugasnya masing-masing dan tidak ada lebah pekerja yang nganggur. Ngga perlu ada yang iri dengan lebah jantan yang tugasnya hanya menunggu lebah ratu minta kawin.

Lebah hidup dari tumbuhan. Mereka mengangkut tepung sari dari satu bunga ke bunga lain.Tepung sari adalah serbuk yang membantu bunga membuahkan tanaman muda.Lebah penting bagi manusia.Dengan menyebarkan tepung sari, mereka membantu menumbuhkan lebih banyak tanaman. Contoh, ini menggambarkan bahwa lebah bisa terasa manfaatnya bagi lingkungan lain. Seharusnya, koloni umat Islam juga bisa memberi manfaat bagi lingkungan sekitar bukan malah sebaliknya.

5) Ketaatan
Ketaatan yang dicontohkan lebah, bahwa lebah pekerja hanya sekedar mentaati tugasnya untuk bekerja, lebah jantan hanya mentaati tugasnya untuk memberikan sperma pada lebah ratu dan lebah ratu hanya bertugas mengatur adil serta mengembangkan keturunan supaya generai penerusnya bisa terus berkembang biak. Hal ini perlu kita tiru sebagai umat islam untuk selalu taat pada aturan Alloh dan rosulnya, juga taat pada para pemimpin kamu sekalian.

Allah membentangkan tanda-tanda keberadaan dan kekuasaan-Nya melalui contoh-contoh ini. Dia memperlihatkan ilmu, hikmah dan kesempurnaan-Nya yang tak terbatas melalui makhluk hidup yang telah memperlihatkan perilaku yang sungguh menakjubkan. Bahkan manusia, yang menganggap dirinya lebih bijak, berilmu dan cerdas, ternyata tak mampu menyaingi keahlian mereka.

Semoga Alloh memberi manfaat dan barokah

No comments:

Post a Comment