There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Thursday, July 1, 2010

Hidup Mulia Dengan Masalah

Hidup manusia merupakan kumpulan masalah, kemanapun manusia pergi masalah pasti akan selalu mengikuti. Maka, siapapun yang ingin menggapai kemuliaan dalam hidup, ia harus memiliki ketrampilan dalam menyikapi setiap masalah.

Persoalan sebenarnya bukan pada masalahnya. Namun pada cara kita memandang masalah: “Apakah kita memandang masalah sebagai beban atau sebagai sarana meningkatkan kualitas diri”.

Agar dapat menyikapi masalah dengan tepat, kita harus memahami hakikat masalah sebenarnya.

- Masalah adalah karunia penting dalam hidup kita
- Masalah adalah sarana peningkatan ilmu
- Masalah adalah sarana untuk evaluasi diri
- Masalah adalah sarana untuk mealtih diri
- Masalah adalah sarana untuk menambah pengalaman baru
- Masalah adalah ladang amal kebaikan
- Masalah adalah ladang untuk menguji kesabaran
- Masalah adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah
- Masalah adalah sarana untuk meningkatkan derajat disisi Allah
- Masalah adalah ladang pahala yang tidak akan pernah habis

APA YANG KITA TAKUTI?

Biasanya, masalah yang membuat kita berat dan terbebani adalah rasa takut kehilangan sesuatu yang dianggap penting, yaitu:

- Berkaitan dengan harta: takut miskin
- Berkaitan dengan nama baik atau citra: takut tidak populer
- Berkaitan dengan fisik: takut gemuk, takut tua, dsb.
- Berkaitan dengan nyawa: takut mati
- Berkaitan dengan keluarga: takut bercerai, takut terlantar, dsb
- Berkaitan dengan masa depan: takut tidak sukses

Semua itu, rata-rata, berkaitan dengan duniawi belaka. Padahal yang harus kita takuti adalah kehilangan kedudukan disisi Allah. Khususnya kehilangan iman dan kesempatan beramal shalih.

Maka kunci keberuntungan adalah menjadikan setiap masalah sebagai sarana perubahan diri menjadi lebih baik.

Salam Ikhlas !

El Rinaldi

No comments:

Post a Comment