There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Friday, December 6, 2013

Istana Al Hamd, Kado Bagi Orang yang Ridha Ditinggal Mati Anaknya



Dari Abu Musa Al Asy'ari ra, Rasulullah saw bersabda, "Ketika anak seorang hamba meninggal, Allah SWT berfirman kepada para malaikat, 'Apakah kalian mencabut nyawa anak dari salah seorang hamba Ku ?' 'Ya' jawab para malaikat. Allah SWT berfirman, 'Kalian telah mencabut nyawa belahan hatinya ?' 'Ya' jawab malaikat. Allah SWT berfirman 'Lantas apa yang diucapkan hamba Ku itu ?' Mereka mengucapkan, 'Dengan memuji Mu dan beristirja' (Alhamdulillah wa inna lillahi wa inna ilaihi raji'un).' Allah berfirman, 'Bangunlah oleh kalian untuk hamba Ku istana di surga dan namakan istana itu istana Al Hamd (pujian).

Inilah salah satu bentuk cobaan yang menyebabkan orang orang tercinta yang ditinggalkannya meraih surga. Sehingga istana yang diperuntukkan spesial untuk mereka pun dinamai Bait Al Hamd atau Istana Pujian karena mereka memuji Allah Yang dengan kasih sayang Nya memanggil anaknya yang masih belia seraya berserah diri kepada Nya. Pujian ini dipanjatkan justru saat dirinya tengah diberi cobaan. Pujian ini tentu saja dipanjatkan karena dirinya merasa yakin kalau cobaan tersebut kelak mampu meraih keridhaan di sisi Nya.

Berlapang hatilah orang tua yang tengah dicoba dengan kematian anaknya yang masih belia. Percayalah, ada balasan besar bagi mereka yang mampu menerima cobaan ini dengan tulus. Percayalah, mereka telah mendahului kita di surga, songsonglah hari di mana kita bisa kembali berkumpul bersama dalam kehidupan abadi dengan anak anak kita yang telah meninggal dunia dengan penuh kesabaran dan senantiasa berserah diri kepada Nya.


No comments:

Post a Comment