
Kesabaran bisa menjadi penolong yang akan menyelamatkan seseorang dari bahaya, baik bahaya dunia terlebih lagi bahaya akhirat.
Lihatlah, ketika seseorang dapat berlaku sabar saat mengemudikan kendaraan, baik berupa motor maupun mobil, atau bahkan segala jenis kendaraan apa pun. Ia melakukannya dengan kesabaran dan konsisten. Betapa pun ia terburu-buru, ia tetap mengemudikan kendaraanya dengan penuh kehati-hatian dengan sesuai aturan. Saat lampu lalu lintas berwarna merah, ia pun berhenti dengan rela, saat di dalam kota, kendaraan pun diperlamban, tidak melebihi 40 atau 50 km / jam. Ia tetap menghargai hak-hak kendaraan lain yang ada di depan maupun di belakang, termasuk memberi kesempatan kepada pejalan kaki atau pengguna sepeda.
No comments:
Post a Comment