Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Saturday, May 29, 2010

Sabar Terhadap musibah dan kesulitan hidup 3

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib kw :

Ketika ayat ini turun, Rasulullah saw keluar dan bersabda : “Telah turun kepadaku suatu ayat yang bagi umatku lebih baik daripada dunia dan seisinya, kemudian beliau membaca ayat : Man ya’mal suu’an yujza bih : “Barang siapa mengerjakan kejahatan, niscaya akan dibalas sesuai dengan kejahatan itu.” (QS.An-Nisaa,4:123) lalu beliau bersabda : “Sesungguhnya apabila seseorang mengerjakan suatu dosa, kemudian menderita kesulitan hidup atau memperoleh musibah di dunia, maka Allah memuliakannya (membebaskannya) untuk menyiksa orang itu yang kedua kalinya.”

Al-Faqih menjelaskan bahwa seseorang tidak akan dapat mencapai tingkatan orang-orang yang baik, kecuali dengan sabar atas kesulitan dan penderitaan hidup. Allah Swt telah menyuruh Nabi-Nya untuk bersabar, di mana Allah berfirman :

“Maka sabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati.” (QS.Al-Ahqaaf,46:35)

Diriwayatkan dari Khabbab bin Al-Arat ra, bahwasanya ia berkata : “Kami mendatangi Rasulullah saw yang sedang bersandarkan sorbannya di bawah naungan Ka’bah, lalu kami mengeluh kepadanya, di mana kami berkata : “Wahai Rasulullah, kenapa engkau tidak berdoa kepada Allah agar Allah menolong kami ?” Beliau lalu duduk dengan muka merah, seraya bersabda :

“Sesungguhnya umat yang sebelum kamu ada orang yang didatangkan lalu digali tanah, kemudian diambilkan gergaji lalu diletakkan di atas kepalanya kemudian badannya dibagi dua, namun yang demikian itu tidak memalingkannya dari agama.”

Diriwayatkan dari Humaid dari Anas ra dari Nabi saw, di mana ia berkata :

“Nanti pada hari kiamat akan didatangkan orang yang paling banyak nikmatnya di bumi ini, lalu dicelupkan sejenak ke dalam neraka, kemudian ia keluar dengan hitam terbakar, lantas ditanyakan kepadanya : “Apakah kamu pernah merasakan kenikmatan sewaktu kamu berada di dunia ?” Kemudian ia menjawab :”Tidak, saya selalu berada dalam musibah sejak saya diciptakan”. Dan di datangkan orang yang paling banyak menderita di dunia ini, lalu dicelupkan sejenak ke dalam surga, kemudia ia keluar bagaikan bulan pada malam purnama, lantas ditanyakan kepadanya : “Apakah kamu pernah merasakan penderitaan ?” Ia menjawab : “Tidak, saya selalu berada dalam kenikmatan sejak saya diciptakan .”

Diriwayatkan dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas ra dari Nabi saw, bahwasanya beliau bersabda :

“Orang yang pertama kali masuk surga adalah orang-orang yang memuji kepada Allah, yaitu orang-orang yang memuji baik dalam keadaan senang maupun susah.”

Oleh karena itu setiap orang wajib untuk bersabar dalam menghadapi kesulitan atau musibah yang menimpa dirinya. Ia hendaklah menyadari bahwa kesulitan atau musibah yang dihindarkan daripadanya itu lebih banyak daripada yang ditimpakan kepadanya, dan untuk itu hendaklah ia selalu bersyukur dengan banyak membaca Al-hamdu lillaah. Seseorang hendaknya bisa mengikuti perilaku Nabi-Nya saw dan melihat bagaimana kesabaran beliau di dalam menghadapi gangguan orang-orang musyrik.

No comments:

Post a Comment