There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Saturday, September 25, 2010

Kenapa kita harus ada???

Tujuan Diciptakannya manusia

Allah adalah pencipta kita.
Kita adalah makhluk
Alam semesta, hewan, tumbuhan, jin, malaikat, manusia adalah makhluk.
Makhluk bergantung pada Rabb.
Rabb tidak bergantung pada makhluk.
Rabb menciptakan makhluk supaya Rabb dipanggil Rabb.
Tidak ada definisi Rabb apabila tidak diciptakan makhluk.
Meskipun Allah selalu ada dan tetap ada namun dia tidak akan disebut Rabb seandainya Ia tidak menciptakan makhluk.
Sifat-sifat Allah saat tidak menciptakan makhluk hanya: Hidup,Wujud, Ada, Kekal, Berdiri Sendiri.
Sifat-sifat Allah saat menciptakan makhluk menjadi bertambah sebagaimana yang Ia berikan kepada makhluknya misalnya: Rahman, Rahim, Qayyum dan seterusnya sebagaimana tercantum pada Asmaul Husna.
Sifat Rahman Allah tidak terdefinisi saat tidak ada makhluk, dst.
Sifat-sifat Allah adalah sebanyak makhluk dan hukum yang Ia ciptakan (sifat inilah yang kita kenal dengan ilmu Allah dan salah satu sifat Allah yaitu Maha Luas). Mis: Maha Pembuat Atom, Maha Pengatur Revolusi Bumi, Maha Pembuat Gravitasi, Maha Pencipta Galaksi, Maha Pemilik Rumus Matematika, Maha Pembuat Ikan Hiu, Maha Pembuat Gurita dll.
Jadi inilah poinnya. Allah tidak membutuhkan apapun dari makhluknya, ketaqwaan dan kedurhakaan manusia tidak menambah atau mengurangi kekuasaannya.
Tetapi Allah akan memberikan penghargaan kepada siapa yang mengakui Dia sebagai Rabb, dan menghukum siapa saja yang tidak mengakui Dia sebagai Rabb.
Penghargaan Allah bagi siapa yang mengakuiNya adalah dengan memberikan semua keinginan dan kesenangan bagi makhluknya.
Hukuman Allah bagi siapa yang mengingkariNya adalah dengan memberikan semua yang tidak diinginkan oleh makhluknya.

Orang yang cerdas dalam berdzikir adalah :
1. Orang yang menggunakan hawa nafsu untuk mensyukuri nikmat Allah.
2. Orang yang menggunakan kesenangan dunia untuk memuji Allah.
3. Orang yang menggunakan musibah digunakan untuk memohon pertolongan kepada Allah.
4. Orang yang menggunakan dosa untuk bertobat kepada Allah.
5. Orang yang memanfaatkan kesempitan untuk memohon kelapangan kepada Allah.
6. Orang yang memanfaatkan kesedihan untuk memohon kegembiraan pada Allah.
7. Orang yang memanfaatkan kebodohan untuk memohon kepandaian kepada Allah.
8. Orang yang memanfaatkan kemiskinan harta untuk memohon rizki kepada Allah.
9. Orang yang memanfaatkan harta untuk dinafkahkan di jalan Allah.
10. Orang yang memanfaatkan ilmu untuk mengajari orang untuk mengingat Allah.

Noted :
. Kenalilah Allah dengan akalmu.
2. Setelah engkau kenal gaulilah Ia dengan hatimu tidak lagi dengan akalmu. Insya Allah Ia akan menyambutmu, melimpahimu dengan banyak rahmat, karunia dan ilmu.
3. Saat engkau bergaul dengan Allah dengan akalmu, maka sempit Rahmat dan KaruniaNya kepadamu, karena akal adalah suatu ruang yang sempit, sehingga rahmat dan karunia Allah tidak akan tertampung di dalamnya.
4. Ruang dalam diri yang luas adalah hati/qalbu/nafsulmutmainah/ruh, panggilah ia dari dirimu, maka dia akan hadir. Perintahkan hati untuk menerima nur, hidayah, karunia Allah, maka hidupmu selalu berada kendali Allah. Kendali Allah mengantarkan kepada jalan ketaqwaan, keselamatan dan kebahagian nan abadi di dunia dan akhirat.

No comments:

Post a Comment