There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Friday, September 3, 2010

RENUNGAN LAILATUL QADR

Ramadlan bagi saya mempunyai dua arti : Ramadlan sebagai bulan dan Ramadlan sebagai "system ibadah". Ramadlan sebagai bulan tidak ada bedanya dengan bulan-bukan lainnya, seperti, syawal, dzulhijjjah dll.

Akan tetapi RAMADLAN sebagai "system ibadah" dapat diartikan : "setiap 30 hari/sebulan penuh diisi dengan ibadah yang dawam/istiqomah, maka akan ada lailatul qadr baru....

Singkat kata dalam setahun itu peluang mendapatkan Lailatul Qadar bukan terjadi sekali (dalam bulan Ramadlan saja) tapi ENAM KALI, artinya : ada peluang 5 kali lailatul qadar di luar ramadlan, apa alasannya ? Ini dia :



1. Rasulullah adalah qudwah/Uswah hasanah (teladan hidup terbaik) untuk kita. Lailatul Qodar (Malam Ketentuan) yang pertama kali bagi Rasulullah Nabi Muhammad SAW adalah ketika pertama kali beliau mendapat wahyu..Nuzulnya Alqur'an, surat Al-Alaq ayat 1-5. Inilah "malam Ketentuan" yang pertama, seorang yang asalnya manusia biasa, berubah menjadi manusia luarbiasa (Asalnya :i Muhammad bin Abdullah, berubah menjadi : Muhammad Rasululllah (Utusan Allah). Setelah wahyu pertama kali ini turun, wahyu-wahyu berikutnya ternyata tidak hanya turun di bulan ramadlan (silahkan buka kitab Asbabun Nuzul Al_Quran)...ini artinya Rasulullah SAW mendapat LAILATUL QADAR juga di luar ramadlan.
2. Malam LAILATUL QADAR untuk selain Nabi Muhammad SAW, tidak akan sampai pada tingkatan Rasulullah (tidak akan sampai menjadi Rasul baru)..tingkatan tertingginya adalah. MUTTAQIN...La'allakum tattaquun...Lihat surat Al-Hujurat (49) ayat 13 : Inna akromakum indalloohi atqooqum"...(sesungguhnya orang yang paling mulia adalah yang paling taqwa diantara kamu )
3. Mengapa hanya 5 peluang lailatul Qadar di luar Ramadlan ? Alasannya adalah sbb : Ibadah shaum sunat yang dibenarkan oleh syariat, YANG PALING RAPAT INTERVAL WAKTUNYA hanya sampai "Shaum Daud" pelaksanaannya sehari-shaum sehari tidak, ini berarti untuk mencapi ibadah shaum sebulan/30 hari, memerlukan waktu 2 bulan, sedangkan setahun adalah 12 bulan dikurangi ramadaln 1 bulan, dibagi 2 hasilnya 5,5... Adapun ibadah pendukungnya seperti Qiyamul Lail, Tadaraus Al-Qur’an dll dapat dilakukan setiap hari…
4. Seperti halnya Lailatul Qodar dalam Ramadlan, malaikat turun menyampaikan “salam” (ucapan selamat berbahagia) kepada orang yang istiqomah menjalankan "system ramadlan"...silahkan bandingkan isi Surat Al-Qodar (97) ayat: 1-5 dengan Surat Al-Fushilat (41) : Ayat : 30-32

Semoga bermanfaat, ayo....jangan berputus asa berburu lailatul Qadar sepanjang tahun....

No comments:

Post a Comment