There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Friday, December 31, 2010

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 28

161- Anas Ibnu Malik r.a. meriwayatkan : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : Allah Tabaraka wata a’ala berfirman : Wahai bani Adam ! selama Engakau menyeruh kepada Ku dan memohon dari pada Ku, Aku akan mengampuni Engkau atas apa yang telah engkau lakukan, dan saya tidak perduli ( betapa besar engkau sebagai pendosa ). Wahai Bani Adam ! bahkan jika dosa-dosamu setinggi langit dan engkau memohon ampun dari Ku, Aku akan menagmpuni Engkau dan saya tidak perduli ) yang dosa-dosamu begitu banyak ). ( Tirmidzi ).

162- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW memberitahu kami bahwa seorang hamba Allah yang melakukan dosa ( dan bertobat ), dan berkata wahai Tuhanku ! sesungguhnya aku telah berdosa maka ampunilah aku ! Tuhannya akan berkata ( kepada para malaikat ) : apakah hamba Ku mengetauhi bahwa ia mempunyai Rab, Dia yang mengampuni dosa-dosa, dan juga Dia yang menyiksa ? ( maka dengarlah ! ) Aku telah mengampuni hamba Ku sesudah menahan diri dari segala dosa sejauh yang Allah kehendaki, ia berbuat dosa lagi dan ( bertobat lagi ) dan berkata wahai Tuhanku ! aku telah melakukan dosa yang lain maka ampunilah aku. Allah berfirman ( kepada para malaikat ) : apakah hamba Ku mengetauhi bahwa ia mempunyai mempunyai Rab, yang mengampuni dosa-dosa dan juga yang menyiksa ? ( maka dengarlah ! ) Aku telah mengampuni hambaKu. Kemudian ia masih ( taat ) untuk beberapa masa sebagaimana yang dikehendaki Allah, kemudian ia melakukan dosa lagi, dan (keatas penyesalannya ) ia berkata : Wahai Tuhanku ! Aku telah melakukan dosa yang lain, maka ampunilah Aku. Kemudian Alah berfirman ( kepada para malaikat ) : apakah hamba Ku mngetauhi bahwa ia mempunyai Rab, yang mengampuni dosa, dan juga menyiksa ? ( maka dengarlah ! ). Aku telah mengampuni semua dosa hamba Ku. Tidak menjadi masalah apa yang dilakukan hamba Ku ( selagi ia memohon pengampunan, aku akan tetap mengampuni ). ( Bukhari )

163- Umi Ismah Al Ausyia r.anha meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Tidaklah seorang muslim yang melakukan suatu dosa; kecuali malaikat yang ditunjuk untuk mencatat dosa itu menangguh – nangguhkan untuk mencatat tiga saat ( suatu ukuran masa). Jikalau pendosa memohon pengampunan dari Allah dalam tenggang masa itu maka apakah malaikat itu melaporkan dosa ini pada hari akherat; atau ia menghadapi siksaan (karena dosa ini ) pada hari penghisapan. ( mustadrak hakim ).

164- Abu Umamah r.a meriwayatkan : rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya malaikat sebelah kiri menarik penanya dari melukiskan dosa ( setelah dosa itu dilakukan ) dari seorang muslim untuk enam sa’at ( suatu ukuran masa ) jikalau hamaba yang berdosa ini bertobat dan memohon pengampunan dari Allah ; malaikat ini tidak melukiskan dosa itu, atau dosa yang lain dicatat. ( Tabrani dan Majma Uz Zawaid )

165- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda :Sesungguhnya apabila seorang hamba Allah melaukan suatu dosa, maka satu titik hitam akan melekat pada hatinya. Jikalau ia meninggalkan dosa ini, dan bertobat, dan memohon pengampunan dari Allah, maka (titik hitam itu akan dihilangkan ) hati dibersihkan. Dan jikalau ( sebagai ganti dari penyesalan dan memohon ampunan ( ia melakukan dosa-dosa lagi maka hatinya bertambah gelap sehingga menutupi seluruh hatinya. Rasulullah SAW bersabda : inilah kekaratan yang Allah sebutkan didalam ayat

Sekali-kali, akan tetapi hati mereka sudah ternoda ( karat ) karena apa yang mereka lakukan (Al Mutaffin 83:14) ( Tirmidzi )

166- Abu Bakar r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang senantiasa memohon pengampunan bukanlah seorang pendosa yang tulen; walaupun demikian ia kembali kepada dosanya tujuh puluh kali dalam sehari. ( Abu Daud ).

Catatan : Barangsiapa bertobat setelah melakukan suatu dosa, dan telah berniat dengan sungguh-sunguh untuk tidak mengulanginya lagi; maka ia patut memperoleh pengampunan meskipun ia melakukan dosa itu berkali-kali. ( Baslul Majhud )

167- Ibnu Abbas r.a.huma meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang memohon pengampunan denga teguh ; Allah akan menunjukkan baginya jalan keluar dari setiap kesulitan, dan menghindarkannya dari setiap kecemasan, dan akan memberikan rezeki baginya dari sumber yang tidak diduga-duga. ( Abu Daud )

168- Zubair r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW brsabda : Barangsiapa yang suka yang buku amalannya menyebabkan kebahagian baginya ( pada hari kiamat ); maka hendaklah ia memhon pengampunan sebanyak-banyaknya. ( Tabrani dan Majma Uz Zawaid )

169- Abdulah Ibnu Buser ranhu meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : berbahagialah seseorang yang mendapati sejumlah besar ( permohonan ) ampun dalam buku catatan amalnya ( pada hari kiamat ). ( (bnu Majah )

170- Abu Dzar r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Allah Tabaraka wa ta’ala berfirman : Wahai hamba-hamba Ku ! semua kamu adalah berdosa ; kecuali mereka yang Aku selamatkan ; maka mohonlah pengampunan dari Ku; Aku akan mengampuni kamu. Orang yang mengetauhi bahwa Aku mempunyai kuasa untuk mengampuni, dan meohon pengampunan dari Ku, Aku akan mengampuninya. Semua kamu dalam keadaan sesat, kecualai yang Aku beri petunjuk, maka carilah petunjuk dari pada Ku, Aku akan memberi petunjuk kepadamu. Semua kamu miskin; kecuali yang Aku beri kekayaan , maka mintalah kepada Ku, dan Aku akan memberikan kepadamu rezeki. Jikalau semua kamu yang hidup dan yang mati, para pengganti kamu, dan para leluhur kamu dan segala makhluk bersenyawa dan tidak yang bersenyawa ( jikalau mereka menjadi manusia ) berkumpul menjadi satu, dan semua mereka menjadi seperti manusia yang paling takut kepada Allah, tidak akan menambah sesuatupun pada kerajaan Ku, bahkan tidak akan sama dengan sebelah sayap nyamuk. Dan jikalau semua mereka berkumpul menjadi satu dan menjadi seperti orang yang paling durhaka dari para hamba Ku, tidak akan mengurangi sedikitpun pada kerajaan Ku bahkan sebesar sebelah sayap nyamuk. Dan jikalau semua yang hidup, dan yang mati, dan para pengganti kamu dan para leluhur kamu, dan segala yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa ( jika mereka menjadi manusia ) berkumpul menjadi satu dan semuanya meminta kepadaku secara serempak apa yang mereka inginkan tidak akan menyebabkan berkurangnya khazana Ku sejauh yang jikalau seorang diantara kamu harus melewati pantai lautan, dan mencelupkan sebuah jarum kedalamnya kemudian mengangkatnya dan ada sedikit air yang teringgal padanya. Sesungguhnya Aku yang Maha Pemurah lagi Maha Besar. Pemberian Ku hanyalah merupakan sepatah perkataan jikalau Aku menghendaki sesuatu, Aku berfirman : Jadi maka jadilah. ( Ibnu Majah )

No comments:

Post a Comment