There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Thursday, December 30, 2010

ILMU DAN DZIKIR (PENGETAHUAN DAN MENGINGATI ALLAH SWT) 19

Hadits – Hadits Nabawi

72- Abdullah Ibnu Zabir r.anhuma meriwayatkan Nabi SAW bersabda : Seorang tidaklah melakukan sesuatu yang lebih baik untuk mrnyrlamatkan dirinya dari azab Allah daripada mengingati Allah. Ditanyakan : meskipun bukan berjuang dijalan Allah ? Baginda menjawab: meskipun bukan berjuang dijalan Allah ( menyelamatkan dari azab A...llah lebih daripada mengingatinya ), kecuali seorang yang berjuang dengan beraninya sehingga pedangnya patah selama pertempuran. ( Tabrani dan Majma UZ Zawaid )

73- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : Allah SWT berfirman : Aku adalah sebagaimana sangkaan hamba KU kepada KU. Aku akan bersama dengannya apabila ia mengingati Aku, dan jikalau ia mengingati Aku di dalam hatinya, Aku mengingatinya di dalam hati KU, dan jikalau ia menyebut Aku di dalam majelis, Aku menyebutnya dalam majelis yang lebih baik ( majlis para malaikat ). Jikalau hamba KU datang mendekat kepada KU satu hasta Aku akan mendekatinya satu depa, apabila mendekati Ku satu depa Aku mendekat kepadanya dua depa, dan jikalau ia datang kepada Ku berjalan, Aku akan datang kepadanya dengan berlari. ( HR.Bukhari )

Catatan : Apabila seorang berjuang untuk mrndekat kepada Allah melalui amal-amal baik maka Allh SWT akan membalas usaha hamba Nya dengan menambah perhatian, rahmat, nusro Nya kepada.

74- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : Allah Azza Wajalla berfirman: Aku bersama hambaku apabila ia mengingati Ku dan bibirnya komat kamit karena menyebut nama Ku . ( Ibnu Majah ).

75- Abdullah Ibnu Buser r.a. meriwayatkan bahwa seorang berkata : Wahai Rasulullah ! peraturan dalam islam adalah banyak ( karena itu melaksanakannya adalah perlu ) maka beritahukanlah kepadaku sesuatu yang dapat saya berpegang teguh. Baginda menjawab : pastikan bahwa lidahnu senantiasa sibuk dan senantiasa dibasahi dengan mengingati Allah. (Tirmidzi ).

76- Muadz Ibnu Jabal r.a. meriwayatkan : pembicaraan saya yang terakhir dengan Rasulullah SAW, pada saat berpisah adalah : Wahai Rasulullah ! beritahukan lepadaku tentang amalan yang sanagat dikasihi oleh Allah Azza Wajalla ? dalam riwayat yang lain dikatakan bahwa Muadz r.a. bertanya : Wahai Rasulullah ! beritahukan kepada ku amalan yang terbaik yang lebih mendekatkan aku kepada Allah ? Baginda SAW menjawab : Engkau mati dalam suatu keadaan yang lidahmu senantiasa basah dengan mengingati Allah. ( ini hanya mungkin apabila seorang yang senantiasa mengingati Allah dalam kehidupan sehari-harinya ). ( Amalul Yaumi wallaila li Ibnussuni, Bazar, Majma Uz zawaid )

Catatan : Pada masa berpisah, menunjuk pada masa ketika Rasulullah SAW mengutus Muadz r.a. sebagai gubernur di Yaman.

77- Abu Darda r.a. meriwayatkan : Nabi SAW bertanya : Sukakah kamu jika aku memberitahukan kepada kamu tentang sebaik - baik amalan dan semurni-murni amalan dihadapan Rabmu, yang akan mengangkat derajatmu setinggi-tingginya dan yang lebih baik daripada membelanjakan emas dan perak ( di jalan Allah ), dan yang lebih baik bagi kamu daripada berhadapan dengan musuh dan membunuh satu sama lain ? para sahabat bertanya : bolehkah engkau memberitahukan kepada kami ? Baginda berkata : itulah zikrullah . ( Tirmidzi )

78- Ibnu Abbas r.a.huma meriwayatkan : Nabi SAW bersabda : ada empat karunia yang jikalau seorang mendapatkannya maka ia telah diberi dengan apa yang lebih baik dalam dunia ini dan akherat : 1. Hati yang senantiasa bersykur, 2. Lidah yang senantiasa berdzikir kepada Allah, 3. Badan yang senantiasa bersabar atas segala kesulitan , 4. Seorang istri yang tidak berkhianat ( kepada suaminya dan menjaga kesuciannya ) atau tidak menghabur-hamburkan harta suaminya. ( Tabrani )

79- Abu darda r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : dari Allah SWT, ahsan ( kebaikan hati ) dan sedekah datang kepada hamba-hamba Nya siang dan malam, dan tiada ahsan yang lebih baik daripada berdzikir kepada Nya yang dianugerahkan Allah kepadanya. ( Tabrani dan Majma U Zawaid )

80- Hanzalah Al Usaidi r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabada : Aku bersumpah dengan Dia yang nyawaku ada dalam genggamannya, jikalau kamu berada dalam keadaan yang kamu bersama denganku atau senantisa dalam mengingati Allah, maka para malaikat akan berjabat tangan dengan kamu pada tempat tidur kamu dan pada jalan yang kamu lalui. Akan tetapi hai Hanzalah kedaan ini jarang terjadi. Baginda mengulangi ini tiga kali. ( Hadist ini bermakna bahwa seorang tidaklah senantiasa dalam keadaan yang sama dan derajat perasaannya berketerusan karena keadaan hatinya senantiasa berubah dengan kejadian-kejadian yang berlaku setiap hari ). ( HR.Muslim ).

No comments:

Post a Comment