There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Monday, January 10, 2011

BERIMAN KEPADA YANG GHAIB 4

91- عن عمر بن الجطاب رضىالله عنه أنه قال : قدم على رسول الله صلىالله عليه وسلم بسبى، فإذا امرأة من السبى ، تبتغى ، إذا وحدت صبيا فى السبى ، أخذته فألصقته ببطنها وأرضعته فقال : لنا رسول اللهصلىالله عليه وسلم : أترون هذه المرأة طار حة ولد هافى لاوالله ! وهى تقدر على أن لاتطرحه ، فقال رسول الله صلىالله عليه وسلم : لله أرحم بعباده من هذه بولدها. رو...اه مسلم ، باب فى سعة رحمة الله تعلى .. . رقم : 6978

91- Umar Ibnu Khattab r.a Meriwayatkan : Ketika beberapa tawanan perang dibawah kehadapan Rasulullah SAW, Seorang tawanan perempuan sedang mencari-cari (sesuatu ). Sesudah ia mendapati seorang bayi diantara para tawanan dia mengankatnya dan meletakkan bayi itu diatas pangkuannya dan mulai menyusuinya. Oleh karena itu rasulullah SaW bersabda kepada kami dapatkah kamu bayangkan kalau perempuan ini melemparkan putera Nya kedalam api ? mereka menjawab: Tidak, demi Allah ia tidak akan dapat melemparkannya ! Rasulullah SAW bersabda Sesungguhnya Allah lebih pengasih kepada hamba Nya dari pada perempuan ini kepada Puteranya (HR.Muslim )

92- عن أبى هرير ة رضىالله عنه قال : قام رسول الله صلىالله عليه وسلم فى صلوة وقمنا معه، فقال أعرابى وهوفى الصلة : الهما ارحمنى ومحمدا ولا ترحم معنا أجد . فلما سلم النبى صلىالله عليه وسلم قال للأ عرابى : لقد حجرت واسعا يريد رحمة الله، . رواه البجارى ، باب رحمة الناس والبهائم ، رقم : 6010

92- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : bahwa Rasulullah SAW berdiri untuk shalat dan kami telah bangun untuk shalat bersama dengannya. Seorang Badui ( Muslim yang baru ) sambil ia mengerjakan shalat ia berdoa : wahai Allah rahmatilah aku dan Muhammad SAW dan janganlah Engkau merahmati salah satu selain dari pada kami ! setelah itu apabila Nabi SAW telah menyempurnakan shalatnya ( dengan demikian pada akhir shalatnya ) Baginda berkata kepada Badui itu : Kamu telah membatasi ( sesuatu yang sangat ) luas berkenaan dengan rahmat Allah ( jangan kamu cemas tentang rahmat Allah yang begitu luas yang meliputi segala sesuatu dan ( tiada terbatas ). (HR. Bukhari ).

93- عن أبى هرير ة رضىالله عنه عن رسول اللهصلىالله عليه وسلم أنه قال : والذى نفس مدمد بيده ! لا يسمع بى أحد من هذه الأ مة يهودى ولا نصرانى ، ثم يموت ولم يؤمن بالذى أرسلت به ، إلا كان من أصحاب النار . رواه مسلم ، باب وحوب الإيمان ...، رقم : 386

93- Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : bahwa Rasulullah SAW bersabda : Demi Dia yang dalam genggaman tangan Nya nyawa Muhammad SAW : Jikalau salah satu dari pada mereka dari antara antara umat ini mendengar tentang aku ; yaitu Yahudi dan Nasrani, kemudian mati tanpa beriman kepada apa yang saya diutus dengannya; ia akan ( pasti ) berada diantara penghuni neraka ! ( HR.Muslim ).

Catatan : Ummah disini menunjuk kepada seluruh umat dan Jann ( Jamak dari pada Jin ) yang hidup sesudah kenabian Muhammad SAW.

94- عن جابر بن عبدالله رضىالله عنهما قال : جائت ملآ ئكة إلى النبى صلىالله عليه وسلم وهوانائم فقال بعضهم إنه نائم، وقال بعضهم: إن العين نائمة والقلب يقظان ، فقالوا : إن الصا حبكم هذا مثلا ، قال : فلضربوا له مثلا ، فاقال بعضهم : إنه نائم ، وقال بعضهم : إن الغين نا ئمة والقلب يقظان ، فقالوا : مثله كمثل رجل بنى دارا وجعل فيها مأدبة وبعث داعيا ، فمن أجاب الداعى دحل الدار وأكل من المأدبة ، ومن لم يجب الداعى لم يد خل الدار ولم يأكل من المأجبة ، فقالو : أولوهاله يفقهها ،فقل بعضهم : إنه نائم ، وقال بعضهم : إن العين نائمة والقلب يقظان ، فقالوا : فالدار : الجنة ، والداعى : محمد صلىالله عليه وسلم فمن أطاع محمداصلىالله عليه وسلم فقد أطاع الله، ومن عص محمدا صلىالله عليه وسلم فقد عص الله ، ومحمد صلىالله عليه وسلم فرق بين الناس . رواه البخارى ، باب الإقتداءبسنن رسول الله !. رقم : 7681

94- Jabir Ibnu Abdullah r.a. meriwayatkan : Beberapa malaikat datang kepada Nabi SAW ketika ia sedang tidur. Setelah itu salahsatu dari pada mereka berkata :Sesungguhnya ia sedang tidur dan malaikat lain berkata : Sesungguhnya matanya tertidur akan tetapi hatinya tetap berjaga. Kemudian mereka berkata : Sesungguhnya sahabatmu Muhammad Saw ini ada sebuah misal ( yang dapat diberikan ). Salah satu daripada mereka berkata : oleh sebab itu berikan permisalannya ! yang lain berkata : Ia sedang tidur. Beberapa diantara mereka berkata lagi : matanya tertutup, akan tetapi hatinya terjaga. kemudian malaikat-malaikat berkata kepada satu sama lain : permisalannya adalah seperti seorang yang membangun sebuah rumah dan mengadakan sebuah jamuan disana kemudian ia mengutus seorang penyeru ( untuk mengundang orang-orang supaya mengambil bagian dalam jamuan tersebut ), oleh sebab itu barang siapa menerima undangan tersebut, masuk dalam rumah itu dan akan menikmati jamuan itu. Dan barang siapa yang tidak memenuhi undangan itu tidak masuk dalam rumah itu dan tiak akan mengambil bagian dalam jamuan itu. Kemudian mereka berkata : jelaskan ( permisalahan ) ini kepadanya supaya ia dapat mengerti. Bebrapa malaikat berkata : ia sedang tertidur, yang lainnya berkata : Sesungguhnya matanya tertidur akan tetapi hatinya terjaga ! kemudian mereka berkata ( menjelaskan ) : Rumah itu adalah surga, dan penyeru itu adalah Muhammad SAW, oleh karena itu barang siapa yang mentaati Muhammad SAW maka ia mentaati Allah ( ia akan masuk sorga dan akan menikmati berbagai karunia ) dan barang siapa yang tidak mentaati Muhamad SAW maka ia tidak mentaati Allah ( akan kehilangan kenikmatan sorga ), dan uhammad SAW telah membagikan manusia ( dalam ketaatan dan ketidak taatan )

( HR.Bukhari ).

Catatan : Tidurnya Nabi-nabi alaihimussalam berbeda dengan tidurnya orang-orang biasa. Seorang manusia ketika tidur menjadi tidak sadar dengan keadaan dan kejadian-kejadian yang berlaku sekitarnya ; hal mana keadaan ini tidak berlaku dengan Nabi-nabi. Tidurnya mereka hanya berkenan dengan mata akan tetapi hati mereka terus menerus berbakti kepada Allah SWT.

95- عن أبى موس رضىالله عنه عن النبى صلىالله عليه وسلم قال : إنما مثلى ومثل ما بعشنى الله به كمشل رجل أتى قوما فقل : ياقوم ، إنى رأيت الجيش بعينى ، وإنى أنا النذير العريان ، فاطاعه طائفة من قومه فأدلجو افانطلق ا على مهلهم فنجوا ، وكذبت طائفة منهم فأصبحوا مكا نهم ، فصبهم الجيش فأهلكهم واجتاحهم ، فذلك مثل من أطاعنى فاتبع ماجئت به ، ومثل من عصانى وكذب بماجئت بهمنالحق . رواه البجارى ، باب الإقتداء بسنن رسول الله صلىالله عليه وسلم رقم : 7683

95- Abu Musa r.a meriwayatkan : Bahwa nabi SAW bersabda permisalanku dan permisalan tentang apa yang Allah SWT telah mengutusku dengannya yakni seperti seorang yang mendatangi manusia dan berseru : Wahai manusia ! Sesungguhnya saya telah melihat pasukan ( musuh ) dengan mata kepalaku sendiri dan sesungguhnya saya adalah pemberi peringatan yang benar maka carilah perlindungan ! maka sebagian daripada kaumnya mentaatinya ; dan bergegas berangkat pada malam hari tanpa membuang masa dan menyelamatkan dan melarikan diri mencari perlindungan. Dan sebagian daripada kaumnyatidak percaya ( dengan peringatan itu ) dan tetap tinggal ditempat mereka sehingga tiba fajar. Karena itu ketika pasukan menyerang pada saat fajar membinasakan dan menghapuskan mereka. Demikianlah permisalan seorang yang mentaati aku dan mengikuti apa yang aku bawa ( ia memperoleh keselamatan ), dan permisalan orang yang tidak mentaati aku dan tidak beriman dengan kebenaran yang mana saya diutus dengannya ia akan binasa. (HR.Bukhari ).

Catatan : Menurut kebiasaan orang-orang Arab apabila menyerang dilakukan pada waktu fajar. Orang yang hendak menghindar daripada bahaya ini, berangkat pada malam hari.

96- عن عبدالله بن ثابت رضىالله عنه قال : جاء عمربن الخطاب إلى النبى صلىالله عليه وسلم فقال : يا رسول الله ! إنى مررت باخ لى من قريظة فكتب لى جوامع من التوراة، ألا أعرضها عليك ؟ قال : فتغير وجه رسوالله صلىالله عليه وسلم قال عبدالله يعنى ابن ثابت ، فقلت له : ألا ترى ما بوجه رسول اللهصلىالله عليه وسلم ؟ فقال عمر رصىالله عنه : رضينابالله تعلى ربا وبالإسلام دينا وبمحمد صلىالله عليه وسلم رسولا " ، قال : فسرى عن النبىصلىالله عليه وسلم وقال : والذى نفس محمد بيده ، لو أصبح فيكم موس ثم اتبعتموه وتركتمو نى لضللتم ، إناكم حظى مناالآمم وأنا حظكم منالنبيين. رواه أدمد 265

96. Abdullah ibnu Sabit r.a. meriwayatkan : Umar Ibnu Khattab datang kepada Nabi SAW dan berkata : Wahai Rasulullah ! Sesunguhnya saya melewati seorang saudara saya dari ( kaum ) quraisah kemudian menuliskan untuk saya beberapa ayat dari Taurat ( yang berguna bagiku ). Bolehkah saya perlihatkan ayat-ayat itu kepada engkau ? ( Abdullah ) berkata : Oleh karena perkataanku itu wajah Rasulullah SAW berubah merah padam. Abdullah bin Sabit kemudian berkata demikianlah saya berkata kepadanya ( Umar ) : Tidakkah engkau melihat sikap marahnya Rasulullah Saw pada wajahnya ? oleh karena itu Umar r.a. ( menyadari akan kesalahannya dengan segera ) maka ia berkata :

رضينا بالله تعلى ربا وبالإسلام دينا وبمحدصلىالله عليه وسلم رسولا\

Artinya : Kami ridho kepada Allah SWT sebagai Rab kami dan dengan Islam sebagai agama kami dan dengan Muhammad SAW sebagai Rasul kami. Abdullah berkata : karena itu kemarahan Rasulullah SAW menjadi surut dan Baginda berkata : Demi Dia yang nyawa Muhammad SAW berada dalam genggaman tangan Nya, jikalau Musa a.s. berada diantara kamu dan kemudian engkau mengikutinya dan meninggalkan aku maka sesungguhnya engkau berada dalam kesesatan. Sesungguhnya engkau adalah bagianku dari antara bangsa-bangsa ; dan aku adalah bagian dari engkau dari antara Nabi-nabi ( kejayaanmu terletak dalam mengikuti aku). (Musnad Ahmad ).

97- عن أبى هرير ة رضىالله عنه أن رسول الله صلىالله عليه وسلم قال : كل أمتى تدخلون الجنة إلامن أبى ، قالوا : يا رسول لله ! ومن يابى ؟ قال : من أطعنى دخل الجنة ، ومن عصانى فقد أبى. رواه البخارىز باب الإقتداء بسنن . رقم : 768

97. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : Semua umat ( kaum-kaum )ku akan masuk ke dalam surga kecuali mereka yang menolak . ( sahabat ) berkata :Wahai Rasulullah SAW siapakah yang menolak ? Baginda menjawab : Siapa yang mentaati aku memasuki sorga dan siapa yang tidak mentaati aku dialahyang menolak ! ( HR.Bukhari )

98- عن عبد الله بن عمرورضىالله عنهما قال : قال رسواللهصلىالله عليه وسلم لايؤمن أحدكم حةى يكون هواه تبعا لما جئت به . رواه البغوى فى شرح السنة 1/ 213 ، قال النووى : حديث صحيح ، رويناه فى نتاب الحجة ياسناد صحيح ، جامع العلوم والحكم ص 324

98. Abdullah Ibnu Umar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : Tiadalah seorang dianatara kamu yang akan memperoleh kamu iman yang sempurna, sehingga hawa nafsunya ditundukkan kepada apa yang aku bawa. ( Sharkhus Sunnah lil baghoi ).

99- عن أنس بن مالك رضىالله عنه قال: قال لى رسول الله صلىالله عليه وسلم : يابنى إن قدرت أن تصبح وتمس ليس فى قلبك غش لآ حد فعل، ثم قال لى يابنى وذلك من سنتى ، ومن أحيا سنتى فقد أحبنى كان معىفى الجنة . رواه الترمذى وقال : هذا حديث حسن غريب ، باب ما جاء فى الآخذبلسنة ..رقم : 2678

99. Anas Ibnu Malik r.a.meriwayatkan : bahwa Rasulullah SAW berkata kepadaku : Wahai anakku ! Jikalau engkau dapat diwaktu pagi dan petang hari menjadikan keadaan hatimu sedemikian, yang dalam hatimu tidak ada dengki kepada seseorang, maka lakukanlah demikian. Kemudian Baginda berkata kepadaku : wahai anakku ! dan inilah sunnah ( jalan ) ku, dan barangsiapa yang menghidupkan sunnah ku sesungguhnya ia mencintaiku ; dan barangsiapa yang mencintai ku akan bersama-sama denganku dalam sorga. ( Tirmidzi ).

100- عن أنس بن مالك رضىالله عنه يقول : جاء ثلاثة رهط إلى بيوت أزواج النبى صلىالله عليه وسلم يسألون عن عبادة النبى صلىالله عليه وسلم فلما أخبروا كأنهم تقالوهافقالوا : وأين نحن من النبى صلىالله عليه وسلم ؟ قد غفر اللهله ما تقدم من ذنبه وما تأخر : فال أحدهم : أماأنافأناأصلى الليل أبدا، وقال أخر : أنا أصوم الدهو ولا أفطر ، وقال اخر : أنا أعتزل النساء فلا أنزوج أبدا، فجاء إليهم رسول الله صلىالله عليه وسلم فقال : أنتم الذ ين قلتم كذا وكذا ؟ أما والله إنى لآخشاكم لله وأتقا كم له ، لكنى أصوم وأفطر ، وأصلى وأرقد، وأتزوج النساء ، فمن رغب عن سنتى فليس منى. رواه البخارى ، باب الترغيب فى النكاح ، رقيم : 5063

100. Anas Ibnu Malik meriwayatkan : ada sekelompok orang yang terdiri dri tiga orang datang ke rumah istri-istri Rasulullah SAW bertanyakan tentang ibadah Nabi SAW. Ketika mereka diberitahu ; kelihatannya sangat kurang ( menurut pandangan mereka ). Oleh sebab itu mereka berkata : Bagaimana kami dapat dibandingkan dengan Rasulullah SAW ? Allah sudah pasti mengampuni kelalain-kelalaiannya yang terdahulu dan segala kekurangannya yang akan datang kemudian. Salah seorang dari pada mereka berkata : bagi saya ; saya akan beribadah sepanjang malam, dan seorang yang lain lagi berkata : saya akan berpuasa selama masa ( hidupku ) dan tidak akan berbuka. Dan seorang lagi berkata : Saya akan meninggalkan wanita-wanita, tidak pernah akan kahwin. ( Ketika mereka sedang berbicara ) Rasulullah SAW datang kepada mereka dan berkata kamukah orang yang berkata begini dan begini ? dengarlah baik-baik. Demi Allah ! sesungguhnya saya adalah yang paling bertakwa kepada Allah dari antara kamu, dan yang paling teliti dari antara kamu dalam ketaatan kepada Nya akan tetapi saya berpuasa dan berbuka puasa dan saya mengerjakan shalat dan saya tidur ( dimalam hari ) dan saya berkahwin dengan wanita-wanita, oleh sebab itu barang siapa yang tidak mengikuti sunnah ku, dia bukan dari padaku (HR.Bukhari ).

No comments:

Post a Comment