There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Sunday, January 2, 2011

KALIMAH TAYYIBAH 1

TIADA YANG PATUT DISEMBAH KECUALI ALLAH,

DAN MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLAH

IMAN

Pengertian harafiah iman adalah percaya kepada perkataan seseorang dengan bergantung semata-mata kepada kekuasaannya . Dalam istilah agama Iman berarti percaya kepada yang gaib dengan bergantung semata-mata pada kekuasaan Rasul.

Ayat-ayat Al Qur’an

قال... الله تعلى : وما أرسلنا من قبلك من رسول إلآ نوحى إليه أنه, لآ إله إلآ أنافاعبدون (25) [الآنيساء :25]

Allah SWT berfirman : “Dan Kami tidak mengutus seorang Rasulpun sebelum kamu

( wahai Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya : “bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku (Allah ), maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku”

( Al Anbiya 21:25 )

وقل تعلى : إنماالمؤمنون ألّذينا إذا ذكرالله وجالت قلو بهم وإذا تليت علهم ءايته, ادتهم إيمنا وعلى ربهم يتو كلون (2) [ الآ نفل : 2 ]

Allah SWT berfirman : Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu… apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Nya , bertambahlah iman mereka dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. ( Al Anfal 8:2)

وقال تعلى : فأما ألذين ءامنوا بالله وأعتصموا به, فسيدخلهم فى رحمة منه وفضل ويهديهم إليه صراطا مشتقما (175) [ النسا : 175 ]

Allah SWT berfirman : Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya, niscaya Allah akan memasukkan mereka kedalam rahmat Nya dan limpahan karunia Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus kepadaNya. (Annisa 4:175 )

وقال تعلى : إنا لننصر رسلنا وألذين ءامنوا فى الحيوة ألدنيا ويوم يقوم ألآشهد (51) [غافر :51 ]

Allah Swt berfirman : Seseungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan di dunia dan pada Hari ( Kebangkitan ) ketika berdirinya saksi-saksi. (Ghofir 40:51)

وقال تعلى : ألذين ءامنوا ولم يلبسوا إيمنهم بظلم أوليك لهم ألآ من وهم مهتدون (82) [ الآنعام :82]

Allah SWT berfirman : Orang-orang yang beriman (kepada ke esaan Allah dan tidak menyembah selain daripadaNya ) dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan zulum ( dengan menzalimi diri mereka seperti menyembah selain dari pada Allah –syirik ), mereka itulah orang-orang yang mendapatkan keamanan dan mereka itulah adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (Al an’am 6:82)

وقالىتعلى : وألذين ءامنوا أشد حبا لله (165) [البقرة : 165]

Allah SWT berfirman : adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (Al Baqarah 2:165)

وقال تعلى : قل إن صلاتى ومماتى للهربالعلمين (162) [الآنعام :162 ]

Allah SWT berfirman : Katakanlah (wahai Muhammad)! Sesungguhnya shalatku, ibadatku, tidurku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (Al An’am 6:162)

Hadits-hadits Nabawi

1-عن أبى هريرة رضىالله عنه قال : قال رسول الله صلىالله عليه وسلم : الإيما بضع وسبعون شعبة، فأفضلها قول لآألهألله، وأدناها أماطة الأذى عنالطريق، والحياء شعبة من الأيمانסּ رواه مسلم، باب بيان عددشعب الايمان ... ،رقم : 153

1. Abu Hurarirah r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Iman (yakin) mempunyai lebih daripada 70 cabang , dan yang terbaik daripadanya adalah La ilaha illallah ( tiada yang patut disembah kecuali Allah ), dan yang paling rendah adalah membuang duri dari jalan, dan Haya (malu) adalah salah satu cabang dari iman. ( H.R.Muslim)

Catatan : Hakikat Haya(malu) adalah dapat menahan seseorang dari kejahatan, dan mencegah seseorang dari melalaikan kewajibannya yang mesti ia tunaikan kepada orang lain. ( Riyadush sholihin ).

2- عن أبى بكر رضىالله عنه قل : قل رسول الله صلىالله عليه وسلم : من قبل منى الكلمة التى عرضت على عمى فردها على فهى له نجاة סּ رواه احمد 1/6

2. Abu Bakar r.a. meriwayatkan : Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang menerima daripadaku kalimah yang saya sampaikan kepada pamanku (Abu Talib pada saat menjelang kematiannya) tetapi ia menolaknya akan menjadi sebab keselamatannya. (Musnad Ahmad)

3- عن أبى هريرة رضىالله عنه قل : قل رسول الله صلىالله عليه وسلم : جددوا إيمانكم ، قيل:يا رسول الله ! وكيف نجدد إيماننا ؟ قال : أكشروا من قول لآ إله إلله . رواه أحمد والطبرانى إسناد أحمد حسن، الترغيب 2/415

3. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : Perbaharuilah iman kamu ! apabilah ditanya : Wahai Rasulullah, bagaimana kami memperbaharui Iman kami ? Baginda bersabda : Perbanyaklah mengucapkan kalimah La ilaha illallah. ( Musnad Ahmad, Tabrani dan targhib)

4- عن جابربن عبدالله رضىالله عنهما يقول : سمعت رسول الله صلىالله عليه وسلم : يقول : أفضل الذكر لآ إله الله وأفضل الدعاء الحمد لله. رواه الترمذى وقالى : هذاحديث حسن غريب، باب ماحاء أندعوة المسلم مستخابة، رقم : 3353

4. Jabir Ibnu Abdullah r.a. meriwayatkan : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Zikir (ingat kepada Allah ) yang terbaik adalah La ilaha illallah dan doa yang terbaik adalah Alhamdulillah. ( HR.Tirmidzi )

Catatan : 1. Kalimah ini adalah asas seluruh Din (agama), dan seorang tidak akan menjadi seorang muslim tanpanya begitupun iman dan amal seseorang tidak akan dapat diterima tanpanya. 2. memuji Allah SWT sama dengan bermohon oleh karena itu disebut sebagai doa yang terbaik (Mazahir Haque).

5- عنأبى هريرة رضىالله عنه قال : قاى رسول الله صلىالله عليه وسلم : ماقل عبد لآ أله الله قط مخلصا إلا فتحت له أبواب السماء حت تفضى إلىالعرشى ما احتنب الكباير.رواه الترمذى وقال : هذا حديث حسن، باب دعاء أم سلمة رضىالله عنهما، رقم. 359

5. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : Tidaklah seorang hamba (Allah) mengucapkan La ilaha illallah dengan ikhlas, kecuali pintu-pintu langit terbuka sehingga ucapannya itu mencapai Arsy Allah ( yang diterima ) asalkan ia bersabar dari dosa-dosa besar. (HR.Tirmidzi)

Catatan: 1. Mengucapkan dengan Ikhlas maksudnya bebas dari sifat pura-pura dan nifak. 2. Bersabar dari dosa-dosa besar memastikan diterima ucapannya dengan tepat dan jikalau diucapkan kalimat itu tanpa bersabar daripada dosa-dosa besar maka ucapan itu tidak bermanfaat atau tidak ada pahala. (Mirqat-ul-Mafatih)

6- عن يعلى بنشداد قل: حدثنى أبى شداد وعبادة بن اصامت رضىالله عنهماحاضريصدقه قال: كناعندالنبى صلىالله عليه وسلم فقل : هل فيكم غريبي يعني أهل الكتاب ؟ قلنا : لايارسول الله !فأمربغلق البا وقال : ارفعوا أيديكم وقولوا : لآإله إلا الله ، فرفعنا أيد ينا ساعة ثم وضع صلىالله عليه وسلم يده ثم قال : الحمدلله ، اللهم إنك بعشتنى بهذه الكلمة وأمرتنى بها ووعدتنى عليها الجنة وإنكىلاتخلف الميعاد ، ثم قال : ألاأبسروا فإن الله قدغفر لكم . رواه أحمد والطبرانى والبزار ورجاله موثق ن ، مجمع الزواد 1/164

6. Ya’la Ibnu Shaddad r.a meriwayatkan : Ayahku Shaddad menceritakan kepada saya yang pada ketika itu Ubadah Ibnu Samid r.a hadir sebagai menguatkan riwayatnya. Ia berkata suatu ketika kami bersama-sama dengan Rasulullah SAW. Baginda bertanya : Apakah ada orang asing diantara kamu ? bermakna ahli kitab. Kami berkata : Tidak wahai Rasulullah ; Baginda kemudian memerintahkan kami menutup pintu dan bersabda : Angkatlah tangan-tanganmu dan ucapkanlah : La ilaha illallah. Maka kami mengangkat tangan-tangan kami beberapa saat (dan mengucapkan kalimah ), Sesudah itu Nabi SAW menurunkan tangannya dan bersabda : Alhamdulillah ( segala puji bagi Allah ). Wahai Allah! Sesungguhnya Engkau telah mengutus aku dengan kalimah ini dan telah memerintahkan aku ( untuk mendakwahkan )nya; Dan Engkau telah menjanjikan kepada ku sorga kepada siapa yang megucapkannya ; dan sesungguhnya Engkau tidak pernah menarik balik firman Mu. Kemudian Baginda berkata kepada sahabat ; Bergembiralah, karena sesungguhnya Allah telah mengampunkan kamu! ( Munad Ahmad , Tabrani, Bazzar dan Majma Uz-Zawaid ).

-7عن أبى ذ ررضى الله عنه قال : قال النبى صلىالله عليه وسلم : مامن عبد قال لآ إله إلله ثم مات على ذلك إلا دخل الجنة، قلت : وإن زنى وإ سر ق ، قلت: وإن زنى وان سر ق ؟ قال : و إن زنى وإن سر ق : وإن زنى وإن سرق ؟ قال : وإن زنى وإن سرق على رغم أنف أبى ذر. رواه البخارى، باب الثياب البيض ، رقم : 5827

7. Abu Dzar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda tidaklah seorang Abd (hamba Allah ) yang mengucapkan La ilaha illallah kemudian mati dengan beriman kepad Nya kecuali ia pasti akan memasuki sorga. Saya bertanya : Walaupun jikalau ia berzina dan mencuri? Baginda menjawab : walaupun ia berzina dan mencuri. Saya mendesak : walaupun ia berzina dan mencuri ? Baginda menegaskan : Walaupun ia berzina dan mencuri ; meskipun demikian anda tidak sependapat dengan Abu Zar! ( HR.Bukhari )

Catatan : Hadist nomor 9 menjelaskan bahwa walaupun seseorang boleh jadi melakukan kejahatan yang serius ; selain daripada syirik, kalimah ini akhirnya akan menyelamatkannya dari neraka jahanam dan memastikan ia memasuki sorga dengan kehendak Allah, kalau seseorang yang mengucapkannya dengan penuh keyakinan dan mati dalam keadaan itu. Asal keheranan Abu Zar adalah ternampak dari kepahaman tentang hadist ini yang bermakna bahwa seseorang yang mati dengan keyakinan terhadap kalimah ini akan memasuki sorga sudah mutlak tak dapat dihitung, yang sudah tentu bukanlah masalah atau bukan yang dimaksud dengan hadist ini, motif yang paling utama bahwa sorga itu mutlak akan menjadi tempat tinggal selama-lamanya bagi orang yang mengucapkan akan mati dengan beriman kepada kaliamah ini cepat atau lambat tanpa perlu merujuk kepada keterangan-keterangan yang dapat dipertanggung jawabkan sebelumnya yang terdapat dalam beberapa hadist yang lain. Oleh karena itu perlu dicatat bahwa pengertian yang seksama dari banyak hadist tidak mungkin diperolehi tanpa mengetauhi kumpulan-kumpulan riwayat yang berkaitan dan menerangkan satu sama lain. ( Mu’ariful Hadist)

8- عن حذيفة رضى الله عنه قال : قال رسول الله صلىالله عليه وسلم يدرس الإسلام كما يدرس وشى الثوب حتى لايدرى ما صيام ولاصدقة ولانسك ويسرى على كتاب الله فى ليلة فلا يبقى فى الآرض منه اية ويبقى طوايف من الناس الشيخ الكبير والعج زالكبيرة يقولون أدركنا ءنا على هذه الكلمة لآإله الا الله فنحن نقولهاز قال صلةبن زفر لحذيفة : فماتغنى عنهم لا إله إلا الله وهم لايدرن ماصيام ولاصد قة ولانسك ؟ فاغرض عته حذيفة فرددها عليه ثلثا، كل ذلك يعرض عنه حذبفة ثم أقبل عليه فى الثالثة فقال : ياصيلة تنجيهم من النار. رواه الحاكم وقال : هذا حديث صحيح على شرطمسلم ولم يخر جاه 473

8. Huzaifah r.a meriwayatkan bahwa Rasullullah SAW bersabda : Islam lambat laun akan menjadi usang sebagaimana pakaian sehingga Puasa, Zakat (Sedekah), Nusuk ( pengorbanan terhadap agama ) tidak akan dikenal. Pada suatu malam nanti Al Qur’an akan diangkat dari hati-hati manusia sehingga tidak tertinggal satu ayat pun diatas bumi dan hanya sebagian orang yang masih hidup yang terdiri dari laki-laki dan wanita yang sudah tua yang berkata : Kami mendapati nenek moyang kami mengucapkan kalimah La ilaha illallah, maka kami mengucapkannya juga. Sila Ibnu Zufr berkata kepada Huzaifah r.a. bagaimana ucapan mereka terhadap kalimah La ilaha illallah memberi manfaat kepada mereka ketika mereka tidak mengetauhi puasa atau zakat atau nusuk ? Huzaifah r.a. mengelak daripadanya maka ia mengulangi pertanyaannya tiga kali, tapi setiap kali Huzaifah menghindar. Kemudian setelah kali yang ke tiga ia berbalik dan menghadapkan mukanya sambil berkata : Wahai Sila ! Sesungguhnya ucapan mereka itu akan menyelamatkan mereka dari neraka . (Mustadrak Hakim ).

9- عن أبى هريرة رضىالله عنه قال : قال رسول الله صلىالله عليه وسلم من قال لآ إله إلاالله نفعته يوما من دهره يصيبه قبل ذلك ما أصابه. رواه البزار والطبرانى ورواته رواةالصحيح، الترغيب 2/414

9. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa yang mengucapkan La ilaha illallah, ( akhirnya ) akan menjadi sebab bagi keselamatannya, walaupun sebelumnya ia menderita dengan azab yang menimpa ke atas dirinya. (Bazzar,Tabrani dan targhib)

10- عن عبدالله بن عمر رضىالله عنهما قال: قال رسول اللهصلىالله عليه وسلم ألا أخبركم بوصية نوح ابنه ؟ قالوا : بالى،قال: أوصى نوح ابنه فقال : لآبنى :يابنى إنىأوصيك بانتيين وانهاك عن اثنتين أوصيك بقول لااله الا الله ، فانها لووصعة في كفة الميزان ووضعت السموات والارض فى كفة لرجحت بهن ، ولو كانت حلقة لقصمتهن حتى تخلص الى الله ، وبقول : سبحان الله العظيم وبحمده ، فانها عبادة الخلق، وبها تقطع ارزاقهم ، وانهاك عن اثنتين ، الشرك والكبر، فانهما يحجبان عن الله .( الحديس ) راواه البزرا وفيه : محمد بن اسحاق وهو مدلس وهوثقة وبقية رجاله رجال الصحيح ، مجمع الزوائد 10/92

10. Abdullah Ibnu Umar r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : Tidakkah saya memberitahukan kepadamu nasehat Nuh a.s. kepada anaknya ? mereka berkata sungguh, beritahukanlah kepada kami. Baginda bersabda Nuh : Nuh.a.s. menasehatkan putranya , katanya kepadanya wahai anakku aku menasihatkan kamu untuk melakukan dua perkara dan melarang kamu dari dua perkara. Aku menasihatkan kamu dengan ucapan La ilaha illallah ; Jika kalimah itu diletakkan dalam satu timbangan dan langit dan bumi ditempatkan pada timbangan yang lain maka niscaya kalimah itu akan lebih berat. Dan jikalau keduanya ( langit dan bumi ) dibentuk dalam lingkaran yang kokoh maka ia (kalimah itu ) akan mematahkan lingkaran itu dan akan mencapai Allah SWT. Dan saya menasehatkan kamu dengan ucapan : Subhanallahil Azim Wabihamdihi ( Maha suci Allah Yang Maha Tinggi, dan segala puji bagiNya ), karena ucapan ini adalah ibadat dari seluruh makhluk dan dengannya rezeki mereka diberikan; dan saya melarang kamu dari dua perkara; Syirik dan Kibr (sombong) karena dua kejahatan ini ( Syirik dan Kibr), menjauhkan seseorang dari Allah Ta’ala. ( Bazzar dan Majma Uz-Zawaid ).

No comments:

Post a Comment