There was an error in this gadget

Pentingnya Saling Ingat Mengingatkan dan Menyampaikan

PENTINGNYA SALING MENGINGATKAN dan MENYAMPAIKAN...

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa lkhayri waya/muruuna bilma'ruufi wayanhawna 'ani lmunkari waulaa-ika humu lmuflihuun

[3:104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung.

qul haadzihi sabiilii ad'uu ilaallaahi 'alaa bashiiratin anaa wamani ittaba'anii wasubhaanallaahi wamaa anaa mina lmusyrikiin

[12:108] Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Saturday, January 15, 2011

KEJAYAAN ADA DI DALAM MENTAATI PERINTAH-PERINTAH ALLAH TA’ALA 4

191- عن فضالة بن عبيد رضىالله عنه قال : قال النبى صلىالله عليه وسلم المجاهد من جاهد نفسه. رواه الترمذ وقال: حديث فضالة حديث حسن صحيح، باب ماجاء فى فضل من مات مرابطا، رقم: 1621

191. Fadhala Ibnu Ubaid r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : Mujahid

( orang yang berjuang dijalan Allah ) adalah orang yang berperang melawan hawa nafsunya... sendiri yakni dia berjuang untuk beramal melawan kehendak pribadinya sendiri ( dan keinginan dari dalam dirinya sendiri ). ( HR.Tirmidzi )

192- عن عتبة بن رضىالله عنه أن رسول الله صلىالله عليه وسلم قال : لوأن رجلا يخرعلى وجهه من يوم الد إلى يوم يموت فى مرضاة الله عزوجل لحقره يوم القيامة. رواه أحمد والطبرانى قى الكبير وفيه: بقية وهو مد لس ولكن صرح بالتحديث وبقية رجاله وثقوا ، مجمع الزوائد1/210

192. Utbah Ibnu Abd r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : jikalau seseorang tetap dalam sujud mulai dari hari ketika ia dilahirkan sampai hari ia mati, semata-mata karena Allah SWT, namun demikian pada Hari Kiamat ia akan mendapatkan amal ini sangat kecill. ( Musnad Ahmad, Tabrani, Majma Uz Zawaid )

193- عن عبدالله بن عمرورضىالله عنهما قال : سمعت رسول الله صلىالله عليه وسلم يقول : خصلتان من كانتا فيه كتبه الله شاكرا صابرا، ومن نظرفى د نياه إلى من هو دونه فحممدالله علىمافضله به عليه، كتبه الله شاكرا وصابرا؛ ومن نظرفى دينه إلى من هو دونه ونظر فى دنياه إلى من هو فوقه فأسف على ما فاته منه، لم تكتبه الله شاكرا ولا صابرا. رواه الترمذى وقال : هذا حد يث حسن غريب، باب انظروا إلى من هوأسفل منكم، رقم : 2512

193. Abbdullah Ibnu Amr r.anhum. meriwayatkan : saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang memliki dua kebiasaan akan dicatat oleh Allah berada di kalangan orang yang bersyukur dan orang yang sabar. Dan jikalau ia tidak memiliki kedua kebiasaan ini, maka tidak dicatat oleh Allah berada diantara orang-orang yang bersyukur dan sabar : Barangsiapa yang melihat kebaikannya dalam islam dan mengikutinya, dan melihat seseorang lebih rendah dalam urusan-urusan duniawi dan kemudian menyatakan kesyukurannya kepada Allah SWT , yang karena rahmat dan kasih sayang Allah telah menjadikannya dalam suatu keadaan lebih baik. Maka Allah akan mencatatnya diantara orang yang bersyukur dan bersabar. Dan barangsiapa yang melihat kepada kerendehnnya mengenai Din ( agama ), dan memandang bahwa seorang yang kaya dalam dunia lebih baik, dan ia mengeluh karena mendapat yang lebih sedikit, maka Allah SWT tidak akan mencatatnya berada diantara orang yang bersyukur dan bersabar. (HR.Tirmidzi ).

194- عن أبى هريرة رضىالله عنه قال: قال رسول الله صلىالله عليه وسلم الد نيا سجن المؤمن وجنة الكافر. رواه مسلم، باب الدنيا سجن للمؤمن . رقم : 7417

194. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : bahwa Rasulullah SAW bersabda :dunia ini adalah penjara bagi seorang beriman, dan sorga bagi seorang kafir. (HR.Muslim )

catatan : Bagi seorang beriman pahala-pahala dan kesenangan sorga yang ada disaana baginya menjadikan dunia ini seperti penjara, dan bagi orang kafir azab yang tidak berkesudahan diakherat menjadikan dunia ininampak kepada mereka laksaana sorga. ( Mirqaat ).

195- عن أبى هريرة رضىالله عنه قال: قال رسول الله صلىالله عليه وسلم إذا اتخذ الفىء دولا، والأ مانة مغنما، والزكاة مغرما، وتعلم لغير ال ين، وأطاع الرحل امرأته وعق أمه، وأدنى صديقه وأقص أباه وظهلرت الأصوات فى المساجد، وساد القبيلة فاسقهم، وكان زعيم القوم أرذلهم ، وأكرم الرجل مخافة شره، وظهرت القينات والمعازبف، وشربت الخمور، ولعن اخر هذه الأمة أولها فليرتقبوا عند ذلك ريحا حمراء وزلزلة وخسفا ومسخاوقذفا، وايات تتابع كنظام بال قطع سلكه فتتابع. رواه الترمذى، وقال : هذا حديث غريب، باب ماحاءفى علامة حلول

195. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda : ketika ghanimah

( harta rampasan perang yang dibagi-bagikan pemimpin ) dikira sebagai harta sendiri, dan tanah milik yang diberikan sebagai amanah akan dikira sebagai ghanimah ( yang dimakandan dirampas untuk diri sendiri ) zakat akan dilihat sebagai hukuman ( yang diberikan karena segan ) pengetauhan yang dicari untuk keperluan dunia yang dituntut bukan untuk kepentingan islam, seorang laki-laki yang mentaati istrinya dan merendahkan ibunya, seorang akan menjaga sahabat-sahabatnya lebih dekat kepadanya dan menjauhkan ayahnya, suara-suara bising akan ditimbulkan secara terbuka dimesjid-mesjid, para pendosa akan menjadi pemimpin keatas kaum mereka, dan anggota suatu perkumpulan yang paling hina akan menjadi pemimpinnya, seorang akan dihormati karena takut mudharat yang boleh ia sebabkan, penyanyi-penyanyi wanita dan alat-alat musik akan lebih digemari, minum arak menjadi kebiasaan, dan generasi belakangan akan mulai melaknat generasi-generasi sebelumnya, maka bersiap-siaplah, karena angin merah yang galak, gempa bumi akan ditelan oleh bumi, pencacatan ( muka-muka manusia ), hujan batu dari langit seperti hujan, dan penyaakit-penyakit berantai secara terus menerus disusul oleh satu dengan yang lain, seperti manik-manik, dari kalung yang jatuh sau disusul oleh yang lain, ketika talinya putus. ( HR.Tirmmidzi ).

196- عن عقبة بن عامررضىالله عنه قال: قال رسول الله صلىالله عليه وسلم إن مثل الذى يعمل السيئات، ثم يعمل الحسنات، كمثل رجل كانت عليه درع ضيقة قد خنقته ، ثم عمل حسنة فانفكت حلقة ثم عمل حسنة أخرى فانفكت أخرى ، حتى يخرج إلى الأرض . رواه احمد 4/145

196. Uqbah Ibnu Amir r.a. meiwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda : Barangsiapa yang melakukan amalan-amalan buruk, dan sesudah itu menjaga melakukan amalan-amalan baik, adalah seperti seorang yang ditutup oleh baju besi yang sempit yang mencekeknya, dan kemudian apabila ia melakukan satu amalan baik, maka sambungan baju besi itu terlepas dan apabila ia melakukan amalan baik berikutnya maka sambungan yang kedua terlepas, demikianlah dengan melakukan setiap amalan baik maka sambungan demi sambungan akan terlepas yang akhirnya ( baju besi itu ) akan terjatuh ketanah. ( Musnad Ahmad )

Catatan : ini bermakna bahwa seorang pendosa terikat dalam dosa-dosanya dan berada dalam keadaan kesukaran. Dengan melakukan amalan-amalan baik maka keterikatannya dengan dosa-dosa secara perlahan terlepas dan kesukaran-kesukarannya terangkat.

197- عن عبدالله بن عباس رضى الله عنهما أنه قال: ماظهر الغلول فى قوم قط إلا القى فى

قلوبهم الرعب ولا فشى الزنا فى قوم قط إلا كثر فيهم الموت ولا نقص قوم المكيال والميزان ألا قطع عنهم الرزق ولا حكم قوم بغير الحق إلا فشى فيهم الدم ولا ختر قوم بالعهد إلا سلط عليهم العدو. رواه الإمام ملك فى الموطا، باب ماجاء فى الغول ص 476

197. Abdullah Ibnu Abbas r.a. berkata : apabila penggelpan dalam ghanimah ( harta rampasan perang ) menjadi lajim dianatara manusia, Alah SWT akan meletakkan rasa takut terhadap musuh kedalam hati-hati mereka ; dan apabila perzinahan merebak dianatar manusia, maka kematian akan menjadi umum dikalangan mereka ; dan apabila manusia memendekkan ukuran dan berat, maka rezeki mereka akan dicabut ( keberkahan rezeki yang kan ditarik ; dan apabila orang melakukan ketidak adilan dalam pengambilan keputusan, maka pertumpahan darah akan menyebar dintara mereka, dan apbila oraan melanggar janjji-janji mereka, maka musuh akan diadakan ke atas mereka. ( Muattak Imam Malik ).

198- عن ابى هريرة ر ضى الله عنه أنه سمع رجلا يقول : إن الظالم لا يضر إلا نفسه فقال أبوهريرة رضى الله عنه : بلى والله حتى الحبارى لتموت فى وكرها هزلا لظلم الظالم .رواه البيهقى فى شعب الإ يمان 6/54

198. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa ia mendengar seorang berkata : seorang yang kejam hanya memudaratkan dirinya sendiri. Atas perkataan ini Abu Hurairah berkata : ia tidak hanya memudaratkan dirinya sndiri, akan tetapi saya bersumpah demi Allah, bahwa oleh karena kekejaman penindas burung puyuh bertambah buruk dan binasa dalam sarangnya sendiri ( HR.Baihaqi )

Catatan : Kemudaratan seorang yang kejam tidak dibatasi pada orang yang kejam, tetapi nasib buruknnya dapat menyebabkan penderitaan akan malapetaka dalam segala bentuk dapat tersebar. Hujan akan berhenti, dan akibatnya bahkan burung-burung tidak mendapatkan sebutir gandum, dan akhirnya binasa dalam sarang-sarang mereka karena kelaparan.

199- عن سمرة بن جندب رضىالله عنه قال: كان رسول الله صلىالله عليه وسلم يعنى مما يكثر أن يقول

199. Samura Ibnu Jundub r.a.meriwayatkan : Rasulullah SAW sering sekali bertanya kepada sahabat-habatnya : adakah seseorang daripada kamu yang bermimpi ? maka salah satu daripada mereka akan menceritakan mimpinya dan Rasulullah SAW akan menjelaskannya. Suatu pagi Nabi SAW bersabda : malam tadi dua orang datang kepadaku (dalam mimpi ) dan membangunkan saya dan berkata : pergilah bersama dengan kami. Saya berangkat dengan mereka dan kami melewati seorang laki-laki yang berbaring, dan seorang lagi berdiri dari sebelah atas kepalanya, ia memagang batu karang yang besar, dan ia melemparkan batu itu kekepala laki-laki ( yang sedang berbaring itu ) sehingga batu itu meremukkan kepalanya. Batu itu terlempar jauh sehingga samapi ke ujung jalan, kemudian orang yang melempar itu menyusulnya dan membawa batu itu kembali ketika dia sampai kepada orang itu, kepalanya telah pulih dalam keadaannya yang normal. Pelempar itu kemudian melakukan hal yang sama sebagaimana ia telah lakukan sebelumnya. Saya bertanya kepada sahabat-sahabatku Subhanallah siapakah kedua orang ini ? mereka berkata : mari kita berjalan terus ! maka kami meneruskan perjalanan dan kami datang kepada seorang laki-laki yang sedang berbaring diatas belakangnya ; dan seorang laki-laki yang lain berdiri sebelah atas kepalanya dengan sebuah kail besi , dan ia meletakkan kail itu dari satu sisi mulut laki-laki itu, mensobek pipi salah satu daripada mukanya, hidungnya dan matanya sampai ketengkuk, dan demikian pula ia melakukan hal yang sama pada pipi sebelah yang lain. Ketika ia mencabik-cabik salah satu bagian dari muka orang itu bagian yang satu telah kembali dalam keadaan yang normal, kemudian ia kembali kepada bagian yang pertama utuk mengulanginya. Saya bertanya kepada kedua sahabatku : Subhanallah ! siapakah kedua orang ini ? mereka meminta saya untuk pergi kemudian kami meneruskan perjalanan dan kami sampai pada sesuatu seperti tannur ( semacam oven bakar, sebuah lobang yang biasanya terbuat dari tanah untuk membakkar roti. Rasulullah SAW bersabda : dalam oven itu terdengar suara ribut dan jeritan. Kami melihat ke dalamnya dan mendapatkan laki-laki dan wanita dalam keadaan telanjang dan nyala api yang sampai kepada mereka dari bawah, dan apabila api itu sampai kepada mereka mereka menjerit dengna suara yang keras. Saya bertanya kepada mereka ; siapakah mereka ini ? mereka meminta saya untuk pergi, maka kami meneruskan perjalanan. Kemudian kami datang sampai kesebuah sungai yang berwarna merah seperti darah. Rasuklullah SAW menmbahkan : dan sesungguhnya ! dalam sungai itu ada seorang laki-laki yang sedang berenang, dan pada tepinya ada seorang laki-laki yang sudah mengumpulkan batu-batu. Lelaki yang sedang berenang itu datang mendekat kepada laki-laki dengan batu-batu itu. Orang yang terdahulu membuka mulutnya dan orang yang kemudian( yang berada pada tepi sungai ) melemparkan batu kedalam mulutnya, kemudian dia pergi dan berenang kembali. Ia kembali, dan setiap kali ini di ulangi. Saya bertanya kepada kedua sahabatku : siapakah mereka ? mereka berkata kepadakku : Teruskan! Teruskan ! maka kami meneruskan perjalanan sehingga kami datang pada seorang laki-laki dengan wajah yag menjijikkan, wajah yang sangat menjijikkan yang tak pernah terlihat ! selain dia ada api dan ia sedang menyalahkannya dan berlari mengelilingi api itu. Saya bertanya sahabat-sahabatku : siapakah orang ini ? mereka berkata kepadaku : teruskan–teruskan maka kami meneruskan perjalanan sehingga kami sampai pada sebuah taman yang daun hijaunya sangat lebat, yang memiliki warna dari semua sumber. Ditengah-tengah kebun itu ada seorang laki-laki yang sangat tinggi dan saya dpat melihat kepalanya ; karena sangat tinggi, dan disekelilingnya ada kanak-kanak dalam jumlah yang besar yang tidak pernah saya liha sesuatu seperti itu. Saya bertanya kepada sahabat-sahaatku : siapakah ini? Mereka menjawab : teruskan teruskan ! maka kami teruskan perjalanan sehingga kami datang kepada sebuah taman yyang sangat anggun, lebih besar dan lebih baik daripada yang pernah saya lihat ! kedua sahabatku berkata kepadaku : pergilah dan naiklah. Rasulullah SAW menampakkan : maka kami naik sehingga kami mendapati sebuah kota yang dibangun daripada emas yang bata-batannya terbuat dari emabs dan perak, dan kami pergi kegerbangnya, dan pintunya terbuka maka kami masuk dalam kota itu, dan kami mendapatkan didalamnya laki-laki dengan separuh badannya sangat tampan sebagaimana orang yang paling tampan yang pernah engkau lihat. Separuh yang lain badan mereka sejelek orang yang paling jelek yang pernah kamu lihat. Kedua sahabat ku memerintahkan orang-orang ini untuk terjun kedalam sungai itu sesungguhnya ada sebuah sungai yang mengalir ( melewati )yang airnya putih seperti susu. Orang –orang yang pergi dan mencelupkan didalamnya dan kemudian kembali kepada kami dengan kejelekkan mereka yang tertutup dan menjadi tampan keseluruhannya. Rasulullah SAW menambahkan : kedua sahabat-sahabatku kemudian sambil menunjuk berkata kepada ku, itulah tempat buat kamu, yaitu Jannatul And . saya mengangkat pandangan saya dan sesuungguhnya saya melihat disana sebuah mahligai seperti awan putih ! kemudian kedua sahabat iu berkata kepadaku : bahwa istana itu adalah kepunyaanmu. Saya berkata kepada mereka. بارك الله فيكما Artinya :Semoga Allah memberkahi kalian berdua ! ijinkan saya untuk masuk kedalamnya. Mreka menjawab : buka sekarang, tetapi engkau akan memasukinya ( pada suatu hari ). Saya berkata kepada mereka : saya telah melihat banyak kejadian pada malam ini. Apa kah makna dari semua ini ? mereka menjawab : kami akan memberitahu kamu : peristiwa orang pertama yang kamu lalui, kepalanya sedang di lempari dengan batu, ia adalah simbol seoorang yang mempelajari Al Qur’an dan kemudian tidak membacanya atau tidak beramal dengan perintah-perintahnya, dan tidur tanpa mengerjakan shalat. Dan bagi orng kamu lalui keatasnya kedua sisi mulutnya, hidung dan matanya disobek dari depan ke belakang, ia adalah simbol laki-laki yang kleuar darai rumahnya pada waktu pagi dan menyebarkan kebohongan-kebohongan yang menyebar keseluruh dunia. Dan laki-laki dan perempuan yag telanjang itu, yang kamu lihat dalam oven seperti bangunan adalah pezina laki-laki dan wanita. Laki-laki yang engkau lihat sedang berenang disungai dan yag diberikan batu unuk dietelan adalah pemakan riba , dan laki-laki yang kelihatan jelek yang kamu lihat dekat api yang sedang dinnyalakannya dan pergi mengelilinginya adalah Malik penjaga neraka, dan laki-laki yang tinggi yang engkau melihatnya dalam taman adalah Ibrahim a.s., dan kanak-kanak yang mengelilinginya adalah kanak-kanak yang mati dalam keadaan fitrah. Periwayat menambahkan : sebagian orang islam bertanya kepada nabi SAW wahai Rasulullah ! bagaimanakah dengan kanak-kanak orang musrikin, yang mana Rasulullah menjawab : dan juga kanak-kanak orang musrikin. Rasulullah saw menambahkan : orang yang engkau lihat separuh tampan dan separuh jelek, adalah orang-orang yang bersama dengan amalan-amalan baik memiliki juga amalan-amalan yang buruk akan tetapi Allah mengampuni mereka. ( HR.Bukhari )

200- عن ابى ذر أبى الدراء رضى الله عنهما أن رسول الله صلىالله عليه وسلم . قال: إبى لأعرف أمتى يوم القيمات بين الأمم ، قالوأ : يارسول الله ! وكيف تعرف امتك ؟ قال : أعرفهم بسيماهم فى وجوههم من أثرالسجود أعرفهم يؤتو ن كتبهم بأيمانهم وأعرفهم بسيماهم فى وجوههم من أثر السجود وأعرفهم بنورهم يسعى بين أيدهم . رواه أحمد 5/199

200- Abu Dzar dan Abu Darda r.anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : sungguh saya kan mengenal umatku antara semua umat yang lain pada hari kebangkitan . sahabat r.anhumm berkata : wahai Rasulullah SAW bagaimana engkau dapat mengenal umatmu ? Baginda bersabda saya akan mengenal mereka dengan buku-buku amalan mereka dalam tangan kanan mereka. ; saya akan mengenal meerka dari muka-muka mereka mereka yang bercahaya karena tanda-anda pada dahi-dahi mereka karena mereka senantiasa bersujud. Dan saya akan mengenal mereka dengan sebuah nur yang khsusus yang mengalir dihadapan mereka. ( Musnad Ahmad )

Catatan : Nur ini akan menjadi cahaya iman bagi setiap orang beriman. Setiap orang beriman, akan menrima bagian cahaya, menurut kekuatan imannya.

( Kashaf-Ur-Ahman ).


No comments:

Post a Comment